20 June 2024
Birokrasi dan Pemerintahan Ekonomi Kab.Malteng

Perkuat Pengendalian Inflasi, KPw BI Maluku – Pemda Siapkan Tujuh Program GNPIP

Ambon, Ambontoday.com- Untuk memperkuat pengendalian inflasi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Maluku bersama Pemerintah Daerah menyiapkan 7 Program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Tujuh Program GNPIP yakni gerakan budidaya pangan mandiri, implementasi praktik mutu, hilirisasi pangan, pemanfaatan alsintan dan sarana produksi pertanian dalam pengembangan klaster pangan Perluasan kerja sama antar daerah, optimalisasi program fasilitasi distribusi pangan pemerintah daerah lewat distribusi biaya angkut kepada para distributor. Penguatan data informasi terkait rencana neraca pangan secara digital sehingga masyarakat bisa melihat harga terbaru di pasar.

Demikian Kepala KPw BI Provinsi Maluku, Rawindra Adriansyah acara Paman Cabe bersama di Telaga Kodok, Kabupaten Maluku Tengah, (Kamis, 23/11/2023).

Selain itu, langkah-langkah pengendalian inflasi baik dari sisi suplay maupun produksi untuk mendukung ketahanan pangan baik secara nasional maupun di daerah.

“Ini bertujuan untuk mengurangi tekanan inflasi, karena inflasi tidak dapat kita redam hanya dari sisi permintaan masyarakat. Kita agak sulit untuk mengendalikan permukaan masyarakat tapi kita harus usaha,” katanya.

Untuk itu, diakui salah satu hal yang paling berperan dalam pengendalian inflasi adalah pangan kelompok dan komoditas makanan, minuman, dan tembakau.

“Di Provinsi Maluku GNPIP bukan hanya dilakukan saat operasi pasar, tapi dari sisi suplay karena di Maluku kondisi pangan sekitar 60 persen. Ini artinya Maluku masih bergantung dari luar seperti beras,” ucapnya

Olehnya itu, dengan GNPIP diharapkan beberapa tahun kedepan, Provinsi Maluku tidak lagi bergantung pada daerah lain.

Ia menambahkan, tantangan pengendalian inflasi di Maluku kian berat dan pada 2022 tercatat inflasi mencapai 6,28 persen.

“BI bersama TPID Maluku mematok target pada tahun ini minimal tiga persen plus minus satu,” kata dia.

Ia berharap, pada dua bulan terakhir di 2023 yakni November dan Desember inflasi bisa tetap terjaga dan sesuai target.

Pada Agustus 2023 inflasi di Maluku 3,18 persen, September 3,11 persen, Oktober sedikit meningkat 3,6 persen tetapi masih di bawah empat persen. (AT-009).

Spread the love
error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!
X