Ambon, Ambontoday.com.- Ahliwaris 20 dusun Dati di Urimessing, Evans Raynold Alfons meminta sekaligus mengingatkan Kantor Pertanahan kota Ambon dan Badan Pertanahan Provinsi Maluku agar hati-hati dalam mengeluarkan sertifikat bagi pemohon atau calon pemohon pembuat sertifikat tanah jika tidak ingin dilaporkan sebagai mafia tanah.
Hal ini disampaikan Alfons kepada wartawan Sabtu 11 Desember 2021.
Dikatakan, dirinya perlu mengingatkan kepada pihak Kantor Pertanahan Kota Ambon maupun BPN provinsi Maluku agar berhati-hati dalam hal menerbitkan sertifikat RSUD Haulussy.
“Saya mendengar informasi tentang Kantor Pertanahan Kota Ambon maupun Badan Pertanahan provinsi Maluku akan mengeluarkan sertifikat atas lahan yang diatasnya berdiri Rumah Sakit Umum Dr haulussy kudamati Ambon kepada Yohanes Tisera.
Disini saya mau mengingatkan kepada Pertanahan Kota maupun Pertanahan provinsi Maluku bahwa tidak ada dasar sama sekali untuk Pertanahan Kota maupun Pertanahan provinsi mengeluarkan sertifikat atas nama Yohanes Tisera,” tegasnya.
“Surat penyerahan tanggal 28 Desember tahun 1976 yang dimiliki oleh Yohanes Tisera sebagai dasar kepemilikan terhadap 6 Dusun Dati yaitu Dusun Dati Pohon Ketapang, Dusun Dati Batu Tangga, Dusun Dati Belakang Gantungan Lama, Dusun Dati Ince Puan, Dusun Dati Kate-Kate dan Dusun Dati Batu Sombayang itu sudah dibatalkan dalam perkara 62, dimana Pertanahan Kota Ambon juga terlibat di dalam perkara 62 sebagai pihak yang yang kalah, dan Alfons adalah pihak yang menang dalam perkara tersebut,” tandasnya.
Dirinya mengingatkan, jika pihak pertanahan kota Ambon dan pertanahan provinsi Maluku mengeluarkan sertifikat maka pihaknya akan menuduh dua lembaga itu sebagai “mafia tanah”.
“Jadi saya ingatkan, Pertanahan Kota atau provinsi mesti hati-hati dalam mengambil kebijakan atau ada pengukuran-pengukuran tanah di atas 20 Dusun Dati oleh pemohon pemohon yang bukan Evan Alfons,” kata Evans.
Dirinya menegaskan, kalau sampai pihak pertanahan Kota Ambon maupun provinsi Maluku mengeluarkan sertipikat atas nama Yohanis Tisera maka dirinya akan mengambil tindakan tegas dengan proses-proses gang sekarang ini terjadi.
Alfons mengingatkan Pertanahan Kota Ambon agar baiknya membenahi diri jangan sampai selalu kalah dalam proses proses persidangan.

Print Friendly, PDF & Email