Polresta Ambon & PP. Lease Selidiki Kelangkaan Mitan

Ambon, ambontoday.com – Polrestas Pulau Ambon & P.P Lease sementara ini lagi melakukan penyelidikan terkait kelangkaan Minyah Tanah (Mitan) di Ambon.

Upaya ini dilakukan menindaklanjuti keluhan masyarakat masyarakat, dan permintaan dari Pertamina untuk mengusut hal ini, karena diduga ada permainan dengan melakukan penimbunan.

“Diduga oknum yang bermain, tetap dilakukan penyelidikan, jika memang terjadi penimbunan, kami upayakan untuk diungkap. Saat ini masih dilidik oleh anggota dilapangn,”ungkap Kapolresta Pulau Ambon & P.P Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha, kepada awak media dalam keterangan pers, selasa (12/01/2021).

Namun menururnya, dari informasi daei jajaran intel, kelangkaan Mitan terjadi karena bersamaan hari libur, sehingga penyuplai dalam hal ini pertamina tutup.

“Karena beberapa hari libur, sehingga terlambat pasokannya saja. Tapi sampai saat ini sudah mulai normal,”pungasknya.

Sebelumnya, Unit Manager Communication, Ralation dan CSR Regional Papua Maluku, meminta Kepolisian untuk mengungkap Modus kelangkaan Mitan.

Dirinya membantah adanya kelangkaan minyak tanah di Ambon dan Papua.

Hal ini diketahui stok di terminal BBM di Maluku atau Papua masih aman dalam 15 hari ke depan. Terlebih dalam minggu ini akan ada kapal pengangkut BBM yang akan bersandar di terminal Ambon dan Papua.

Sementara dalam penyaluran minyak tanah di agen atau pangkalan, kuota masih sesuai seperti awal dan tidak mengurangi jatah yang diberikan.

“Menjadi pertanyaan adalah walaupun stock aman dan kami lakukan distribusi normal ke agen dan pangkalan di awal tahun selalu muncul berita kelangkaan ?” kata Edi, Jumat (8/1/2021).

Amanah UU Migas bahwa untuk pengawasan di luar jangkauan Pertamina melibatkan seluruh elemen dari Dinas Perindagkop dan aparat penegak hukum untuk dapat mengawasi mobilisasi pergerakan mobil minyak tanah.
“Peristiwa kelangkaan minyak tanah sering terjadi masuk tahun baru. Aparat keamanan dan Disperindagkop dapat mengungkap apakah ada atau tidak modus operandi dengan kelangkaan minyak tanah ini,” Edi menambahkan. (AT/lamta)

error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!