PT. Angkasa Pura Gandeng TNI AU Gelar Simulasi Latihan Pengamanan Pemilu 2019 Di Bandara

AMBON, Ambontoday.com – Dalam Rangka Mendukung Pengamanan Pemilu 2019 yang diikuti oleh personel AVSEC PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara Internasional Pattimura dan personel Pangkalan Udara TNI Pattimura Ambon, Selasa tanggal 26 Maret 2019 telah dilakukan Latihan Penanggulangan Huru-Hara di Bandara Pattimura Ambon.

Dalam latihan tersebut dilakukan simulasi kejadian huru-hara di lingkungan Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon yang kemudian diredam oleh personel AVSEC dan Lanud Pattimura menggunakan alat, metode, dan standar operasi penanganan huru-hara masing-masing peserta.

 

Latihan dimulai dengan sekelompok massa berjumlah belasan orang yang mendatangi Bandara dari arah Tawiri menuju bandara. Sesampainya massa di monumen Adipura di depan kantor administrasi PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara Internasional Pattimura, personel AVSEC dan Lanud Pattimura membuat blokade agar massa tidak bergerak lebih jauh kearah terminal dan berpotensi mengganggu operasional bandara.

Massa yang kecewa dan semakin anarkis kemudian bergerak kearah kantor administrasi PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara Internasional Pattimura. Untuk membantu blokade membubarkan massa, tim dari Pemadam Kebakaran PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara Internasional Pattimura mendatangkan foam tender (mobil pemadam kebakaran) dan memfungsikan semprotan air sebagai water cannon untuk memecah konsentrasi massa. Ketika barisan konsentrasi massa melemah, personel AVSEC dan Lanud Pattimura kemudian dengan sukses membubarkan massa.

“Tujuan utama latihan ini menguji kesiapan SDM, peralatan, dan prosedur pengamanan. Karenanya walaupun bertajuk simulasi pengamanan Pemilu 2019, pada dasarnya ini adalah latihan seperti latihan-latihan yang lain,” kata Amiruddin Florensius, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara Internasional Pattimura kepada media di Bandara Pattimura Ambon, Selasa (26/3/2019)

Ia menjelaskan, mengenai kekhawatiran akan kondisi keamanan Pemilu 2019 yang akan datang terutama potensi gangguan keamanan di Bandara Pattimura, pihaknya berharap Pemilu 2019 ini berlangsung aman dan tanpa gesekan horizontal maupun vertikal di masyarakat, saya percaya resiko itu sangat kecil sekali karena masyarakat sudah lebih dewasa dan cinta perdamaian. Namun sebagai operator objek vital, kami tidak boleh lengah terhadap segala risiko walau sekecil apapun karena latihan ini diperlukan. (AT-009)

Jadilah Orang Pertama share:
author