Rahakbauw Siap Tantang Kejati

No comment 330 views

Ambontoday.com, Ambon – persoalan Pansus PT. Bank Maluku yang mengakibatkan adanya kurang percaya antara Ketua DPRD Provinsi Maluku Edwin Adrian Huwae dan Wakil ketua DPRD Provinsi Maluku Richard Rahakbauw ketika pelimpahan wewenang dari Ketua DPRD kepada Wakil Ketua DPRD untuk membentuk Pansusu guna menyelidiki persoalan yang terjadi pada PT. Bank Maluku.
Dari kurang percaya inilah terjadi keributan antara Rahakbauw dan Huwae yang menimbulkan tendensi yang macam-macam dari berbagai macam kalangan di Kota Ambon Maluku dan juga media cetak maupun elektronik dan online yang merupakan media lokal di Daerah Seribu Pulau ini.
Kepada wartawan Rahakbauw memberikan keterangan atau penjelasan yang singkat dan padat artinya, yang mana kejadian yang terjadi awalnya di gedung DPRD Provinsi Maluku , hanya kesalah pahaman antara Ketua DPRD dan Wakil Ketua.
“Saya mau samapaikan bahwa yang terjadi di DPRD ini kan hanya kesalah pahaman saja dan itu sudah ada permintaan maaf dari saya sebagai Wakil Ketua DPRD Maluku dan juga atas nama pribadi dan keluarga kepada Ketua DPRD pada agenda tertutup Pimpinan-pimpinan DPRD dan seluruh Ketua-ketua Fraksi, sehingga ada isuh atau opini yang dimainkan oleh beberapa media cetak lokal yang ada di Ambon sangat-sangat tidak benar” Kata Orang nomor dua di Balai Masyarakat Karang Panjang Ambon.
Dikatakan juga bahwa opini yang di mainkan bahwa Pansus PT. Bank Maluku sudah menerima satu Milyar dari PT. Bnak Maluku sehingga kinerja pansus jangan lagi jalan serta di katakan juga bahwa Rahakbauw kepanasan ketika ada tekanan dari Ketua DPRD untuk Pansusu PT. Bank Maluku harus jalan, sehingga  dengan cara memvitnah orang seperti ini sangat-sangat berbahaya dampaknya.
“Ketika berita itu saya membacanya ternyata itu tidak benar karena saya sendiri yang mendorong untuk secepatnya Pansus PT. Bank Maluku harus cepat jalan agar tidak ada tendensi atau permasalahan yang timbul dari publik karena sudah menjadi konsumsi publik, sehinggasehingga saya rus meluskannya, bukan hak jawab ya tetapi meluruskannya agar tidak ada yang bingung, ada juga yang mengatakan bahwa dari pihak Kejaksaan Tinggi mau melakukan penyelidikan, silahkan saja , saya siap menantang mereka ketika pembuktian tidak ada dan menjurus ke privasi atau nama baik orang maka saya akan tuntut balik mereka dan ingat saya siap mentang mereka dimana saja dan kapan saja” Tegas Rahakbauw. (AT.007)

Jadilah Orang Pertama share:
author