Saumlaki, ambontoday.com – Pemerintahan Periode 2007 – 2012 dan 2012 – 2017 lalu, masyarakat Tanimbar menikmati kebahagiaan dan kesejahteraan berkat arah kepemimpinan di bawah kuasa Partai PDI – Perjuangan, namun Malapetaka menghampiri usai muncul kepemimpinan yang baru.

Hal itu bisa dilihat dengan lemahnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan daerah yang konon disebut kaya raya ini mendapatkan predikat miskin Ekstrim, Belum lagi peredaran uang yang dinilai sangat buruk, material masyarakat lokal yang dikebiri kontraktor luar daerah, berkat kerjasama dengan pemerintahan di daerah Bertajuk Duan Lolat itu.

Saking terpuruknya daerah ini maka, melalui Diklat Pendidikan Kader pertama Partai Demokrasi Indonesia perjuangan ( PDIP) yang diselenggarakan sejak tanggal 4-7 Mei kemarin merajut tali perjuangan, menentukan sikap merebut kembali kursih nomor satu di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) di Tahun 2024.

Hal itu ditekankan oleh salah satu senior PDI-P Tanimbar Paulus Werembinan pada acara Penutupan dan refleksi seluruh agenda Pendidikan kader pratama tahap satu angkatan Pertama DPC PDI-P Kepulauan Tanimbar pada Sabtu (07/5).

“Masyarakat kita menjerit, anak – anak kita menangis, material mereka tidak dibayar, hak-hak mereka dipangkas, apa salah mereka dan apa dosa mereka selama lima tahun ini, mereka sudah terlalu menderita, untuk itu sebagai kader PDIP, saya meminta kepada semua kader PDIP, mari basudara kita rebut kembali kepemimpinan ini, guna mewujudkan visi dan misi PDIP, bersama masyarakat kita akhiri penderitaan di bumi Duan Lolat yang sama-sama kita cintai ini,” tegas Werembinan.

Lebih lanjut, kata Werembinan, ” saya ingat betul di desa Lelingluan. Pada saat itu ada salah seorang ibu dengan kondisi hamil namun tetap bekerja menyiapkan material lokal berupa batu dan pasir, dengan besar harapan mendapat sedikit uang untuk kebutuhan lahirnya calon bayinya, namun hingga kini anaknya sudah berusia empat tahun, uang hasil kerja kerasnya tak kunjung diterima ibu itu, sungguh menyayat hati,” haru Werembinan sembari meneteskan air mata bersama sejumlah kader PDIP pada malam refleksi itu.

Dikatakan juga, masyarakat Tanimbar kaya akan hasil alam namun mereka diperhadapkan dengan predikat miskin ekstrim dan masih banyak lagi, maka PDIP pada 2024 nanti dengan meminta pertolongan Tuhan akan Hadir membawa keluar masyarakat dari kesusahan dan penderitaan mereka dengan memenangkan Pileg dan Pilkada Pada 2024 nanti,” terang Werembinan sembari mengatakan jangan takut untuk berjuang kader PDIP, berjalan maju dan terus maju karena kita semua ada dengan masyarakat untuk berjuang.

Ditempat yang sama Sekretaris DPD PDIP Provinsi Maluku Benhur G Watubun juga mengatakan hal yang sama bahwa, PDI Perjuangan akan merebut kursi kepemimpinan di KKT pada 2024 nanti.

“Asas perjuangan kita dan juga visi perjuangan kita sama dengan visi perjuangan negara ini, Karena Hal itu maka, organ-organ partai perjuangan mesti hadir sebagai jiwa yang nasionalis dan patriotik untuk berjuang kepada bangsa dan negara secara khusus kepada masyarakat Tanimbar yang rindu keharmonisan, kesejahteraan, kecerdasan, sehat dan memiliki wibawa sebagai mana budaya hidup Duan Lolat yang mengikat kita di tanah ini,” ujar Watubun

karena itu ideologi partai ini harus kita pegang, kita ambil untuk kita laksanakan dalam setiap kehidupan kita, karena partai ini harus menjadi partai pelopor, berdiri di depan seluruh proses pembangunan karena banyak orang telah menderita akibat keterbelakangan pelayanan publik yang rendah, akibat persoalan-persoalan yang tidak menyentuh sampai kalangan yang paling bawah.

Untuk itu, Watubun meminta kepada seluruh kader PDIP agar memaknai, merasakan tugas yang diberikan, dimana pengharapan adanya kekuatan guna mengeluarkan masyarakat kita dari kemiskinan, mengingat, orang-orang Miskin masih banyak Ratap tangis di gubuk – gubuk, masih banyak orang di jast keterbelakangan akibat dari pada pemerintahan kali ini.

“Untuk itu, mari satukan niat, tekat melayani kita sesuai dengan amanat idiologi bangsa ini, dengan tegas dan berharap, seluruh kader PDIP harus menjadi sandaran bagi masyarakat, agar keinginan dan dambaan besar masyarakat Tanimbar dapat kita rebut kembali dengan mewujudkan kemenangan secara totalitas di 2024 nanti, besar kepercayaan saya, lewat kebersamaan kita dengan masyarakat, dapat kita kembali kibarkan banteng moncong putih di kantor atau ruangan pemimpin nomor satu di KKT,” Tandas Watubun (AT/RM)

Print Friendly, PDF & Email