Sapulette : Transit Passo Jadi Terminal Tujuan Mardika

Ambon, Ambontoday.com – Akibat yang akan terjadi saat revitalisasi Pasar Mardika usai relokasi Pedagang hingga 29 Agustus 2020, Terminal Transit Passo akan menjadi terminal tujuan sedangkan terminal Mardika akan menjadi terminal transit.

“Perpindahan pedagang berarti terjadi pola perbedaan aluran lalu lintas, yang tadinya Passo menjadi Terminal Transit sekarang tidak akan menjadi transit lagi dengan kondisi ini. Transit Passo akan menjadi terminal tujuan dan terminal Mardika akan menjadi terminal transit,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette kepada media ini Baileo Rakyat, Belakang Soya -Ambon (Selasa, 25/8/2020).

Menurut Sapulette, Orang dari Ambon yang tujuan ke pasar melalui transit dari Mardika ke Passo. Oleh kerena itu, seluruh trahek yang arah ke Passo itu melewati Jalan Leo Wattimena ke Jalan Sisingamangaraja, dan masuk melalui Jalan Upua Baguala.

“Ini kita akan koordinasi lagi dengan Dishub Provinsi Maluku untuk efek lalu lintas dari Jazirah karena ada perubahan, karena pasar Mardika yang menjadi destinasi Jazirah, tapi dengan perubahan yang terjadi relokasi di Passo otomatis kita akan putar lagi, dimana Pedagang dari Jazirah akan melewati Passo sehingga aktivitas akan berhenti disitu. Jazirah akan tetap masuk kota Ambon ,tapi aktivitas pedagang yang berpusat di pasar Mardika kita ahlikan ke Passo maka pedagang tersebut tidak terus ke Mardika tapi tetap di Passo,” jelasnya.

Selain itu, alur lalu lintas Jazirah hang melewati Jembatan Merah Putoh akan di koordinasi dengan dishun Provinsi Maluku untuk di kembalikan masuk lagi ke Passo sehingga benar-benar tujuannya terwujud.

“Yang terpenting kita harus sterilkan dan kosongkan pasar Mardika, dan seluruhkan kita arahkan ke Passo,” akuinya.

Sementara untuk angkutan Laha dan Hunut yang membawa pedagang otomatis akan melewati Passo. “Kami akan tentukan petugas di seputaran Leo Wattimena untuk mengawasi aktivitas lalu lintas,” tuturnya.

Lanjutnya, saat aktivitas pembangunan pasar di Mardika akan di pagari , dan badan jalan akan dipakai untuk menaruh material, karena bagian dalam.akanndigali dan mayerial otomatis bertumpuk di daerah luar. Oleh karena itu, pedagang harus direlokasi.

“Terminal Mardika tetap berfungsi untuk otang yang melakukan transaksi di pasar,” tandasnya.

Ia akui, pihaknya akan mengumpulkan seluruh koordinator trayek dalam waktu dekat untuk mensosialisasikan hal tersebut. (AT-009)

author