Sekot Buka Seminar Masalah Kependudukan di Kota Ambon

Ambon, ambontoday,com – Walikota Ambon, Richrad Louhenapessy yang diwakili oleh Sekertaris Kota Ambon, A. G. Latuheru membuka secara resmi kegiatan Seminar Masalah Kependudukan diu Kota Ambon Potensi atau Amcanam serta Uji Publik terhadap rencangan peraturan daerah Kota Ambon tentang pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat, Lantai II Balai Kota Ambon, Senin (14/12/2017).

Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk  memberikan pemahaman bagi peserta tentang penduduk dapat menjadi ancaman atau potensi dalam pelaksanaan pembangunan dan menghimpun berbagai masukan dalam rangka melengkapi Ranperda Kota Ambon tentang pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga.

Peserta yang hadir dalam kegiatan dimaksud antara lain ; SKPD terkait baik Provinsi dan Kota Ambon, Camat, Lurah, Raja, Kepala Desa, PSK Unpatty, Koalisi Kependudukan Kota Ambon, Forum antar umat beragama peduli keluarga sejahtera dan kependudukan Kota Ambon serta nara sumber yang dihadirkan yakni Ketua Koalisi Kependudukan Provinsi Maluku dan Tim Penyususn Rancangan Peraturan Dearah Kota Ambon tentang Pengendalian Penduduk dan Pembangunan Keluarga.

Sambutan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy yang dibacakan oleh Sekertaris Kota Ambon, A.G.Latuheru mengatakan, Kota Ambon adalah salah satu Kota yang mempunyai tingkat kependudukan yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan kota/kabupaten yang lainnya.

“Bebagai sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Kota Ambon seperti pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja dan sebaginya menjadi daya tarik yang sangat kuat bagi penduduk kabupaten/kota lain di Provinsi Maluku.” katanya.

Diakuinya, menyadari sungguh bahwa masalah kependudukan dengan segala dampak yang sementara ini dihadapi oleh pemerintah dan masyarakat Kota Ambon merupakan masalah yang sanagt serius untuk mendapat perhatian dan harus diselesaikan secara cepat.

“Sebagai wujud kepedulian pemerintah Kota Ambon terhadap masalah kependudukan yang dihadapi oleh masyarakat dan pemerintah, maka pemerintah Kota Ambon berupaya untuk memberikan pemahaman kepada berbagai stakeholder bahkan seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya peranan kependudukan dalam menentukan masa depan suatu bangsa,” ungkapnya.

Menrutnya, dambaan suatu negara untuk dapat mewujudkan tujuannya yaitu meningkatkan taraf kehidupan masyarakat menjadi lebih baik, tidak terlepas dari pembangunan penduduk sebagi titik sental pembangunan karena dianggap sebagai potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempunyai peranan sangat penting dalam menentukan keberhasilan dari pelaksanaan pembangunan dan juga menentukan masa depan suatu bangsa.

“Jumlah penduduk dari suatu negara jika diikuti dengan kualitas SDM yang memadai, akan menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi dan berimplikasi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Ditambahkannya, sebagai wujud perhatian terhadap maslah kependudukan di Indonesia, maka Presdiden RI, Joko Widodo  telah menetapkan 9 agenda prioritas (Nawacita ) kabinet  kerja yang pro kependudukan, dimana agenda prioritas kelima adalah peningkatan kualitas hidup manusia dan prioritas dan prioritas kedelapan adalah melakukan revolusi karakter bangsa.

“Pembangunan karakter bangsa adalah upaya kolektif sistemik suatu bangsa untuk diupayaklan menjadi peraturan daerah Kota Ambon sebagai landasan untuk melakukan pembangunan kependudukan di Kota Ambon,” tandasnya. (AT-009)

error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!