SMP 23 Butuh Sentuhan Dinas Pendidikan Kota Ambon.

Ambon, Ambontoday,com- Kendati Pemerintah Kota Ambon (Pemkot), melalui Dinas Pendidikan terus berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada bidang pendidikan. Namun upaya itu belum ditunjang dengan memberikan perhatian secara maksimal kepada tenaga pengajar dan kebutuhan sekolah lainnya.

SMP 23 Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau Kota Ambon misalnya, karna jauh dari sentuhan Dinas Pendidikan Kota. Sekolah yang diresmikan 2015 ini, masih kekurangan sarana pendukung dan penunjang untuk kelangsungan proses belajar mengajar.

Kepada Ambontoday.com Kamis (19/01/2017) Fatmawati, S.Ag, M.Mpd, Kepala Sekolah SMP 23 mengungkapkan, kebutuhan mendasar yang sangat penting adalah pengadaan bangunan permanen sekolah. Pasalnya, sudah tiga tahun beroperasi SMP 23 masih meminjam bangunan SD Negeri 93 desa Batu Merah untuk melangsungkan proses belajar mengajar.

“Selama ini kami masih meminjam bangunan SD 93, kami telah membuat pengusulan proposal pembangunan dua tahun lalu. Tapi belum juga direspon oleh Dinas Pendidikan Kota Ambon,” ungkapnya.

Selain tidak memiliki bangunan, sekolah ini juga kekurangan tenaga pengajar, ia mengakui hanya memiliki satu orang guru PNS. Untuk itu dirinya meminta kepada Dinas Pendidikan agar menempatkan tenaga pengajar di sekolah tersebut.

“Kami masih membutuhkan tenaga pengajar yang sudah PNS, agar tidak kesulitan lagi memikirkan gajinya,” pintanya.

Sedangkan untuk alat-alat penunjang sperti buku mata pelajaran, dan perlengkapan olahraga serta kesenian belum dimiliki.

“Untuk alat-alat olaharaga, selama ini yang membantu kami hanya KONI kota Ambon dengan memberikan lima buah bola voly,” jelasnya.

Selanjutnya, ia mengatakan untuk tenaga pengajar pembantu (Honorer), mereka tidak digaji hanya diberikan uang sebesar Rp 50.000 perbulan.

“Kami memiliki delapan tenaga sukarelawan, mereka hanya diberikan uang sebesar Rp 50.000 perbulan. Olehnya itu kami sangat membutuhkan perhatian dari Pemkot dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Ambon,” ungkap Fatmawati.

Ia mengaku, Dinas Pendidikan pernah berjanji akan berkunjung ke SMP 23, namun sampai sekarang belum ditepati.

Menurutnya, mutu pendidikan yang berkualitas akan tercipta, ketika pemerintah dapat memperhatikan dan memenuhi apa yang menjadi kebutuhan dasar sekolah. Kendati ini adalah sekolah swasta namun ia sangat mengharapkan sentuhan serius dari Dinas Pendidikan Kota Ambon. (AT-009)

Jadilah Orang Pertama share:
author