Saumlaki, ambontoday.com – Memperingati Hari anti korupsi sedunia ke 73 tahun, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Saumlaki melakukan kampanye damai di selah Sidang Senat Terbuka Kampus Lelemuku yang bernaung dibawah Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS) yang memiliki empat Sekolah Tinggi.

Kampanye damai berupa penandatanganan komitmen anti korupsi yang dibubuhi tanda tangan oleh para pimpinan Empat Lembaga Sekolah Tinggi dan Ketua YPT-RLS Polly Lalamafu bersama para pimpinan penegak hukum di bumi Duan Lolat ini.

Dalam orasi singkat oleh ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum (HIMA-IH) Saumlaki, Sumitro Feninlambir katakan, Korupsi sudah membudaya bagi penggemar koruptor di Indonesia teristimewa di KKT, sehingga perlu ada penanganan yang serius dari para penegak hukum di KKT untuk dapat memberantas budaya koruptor yang semakin mengancam tingginya kemiskinan.

Kepada ambontoday.com dilokasih kampus lelemuku, Kamis, (9/12), Ketua STIH Saumlaki Carter Rangotwat katakan, dalam merayakan HUT anti korupsi sedunia ke 73, menggerakan hati pihak lembaga civitas akademik STIH Saumlaki untuk mengkampanyekan bebas korupsi dari Saumlaki untuk Indonesia.

“Kami Merasa terpanggil sebagai pemerhati keadilan untuk menyuarakan KKT bebas dari korupsi,” ujar Rangotwat.

Dikatakan juga, kondisi KKT saat ini semakin terpuruk dengan praktek korupsi, dimana para penegak hukum kini semakin gencar menangani pelaku-pelaku yang semakin mencintai praktek korupsi, dari sisi penyelidikan hingga penyidikan, sehingga dipandang perlu untuk didukung oleh semua pihak.

“Kita mesti mendukung para penegak hukum di KKT, agar segala kasus korupsi yang ditangani secara profesional, jujur dan selalu mengedepankan keadilan bagi masyarakat dari sisi penggunaannya,” ungkap Ketua.

Ia berharap, dari proses kampanye damai dalam bentuk penandatanganan komitmen anti korupsi ini, dapat dikawal oleh semua pihak, teristimewa kami seluruh civitas akademik STIH Saumlaki yang menyelenggarakan kegiatan ini.

“Saya berharap, semua pihak dapat menjadi pecinta keadilan, saya yakin bahwa ketika kita bekerja dengan hati dan takut Tuhan maka pasti kita tidak terjerumus dalam praktek korupsi,” pungkasnya.

Ia menambahkan, selain kampanye damai ini, pihaknya akan lakukan diskusi publik dalam rangka HUT 73 Anti Korupsi sedunia, dengan menghadirkan pembicara dari pihak Polri, Jaksa, pengadilan dan mantan Bupati Dua periode Bitzael Sylvester Temar, yang diselenggarakan hari ini, Jumat, (10/12). (BTA)

 

Print Friendly, PDF & Email