Tahun 2015 100 Tenaga Dokter Diberikan Kesempatan Ambil Spesialis

Ambontoday.com, Ambon – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dr.Haulussy baru memiliki 34 tenaga dokter spesialis. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Maluku, dr.Meyhikal Pontoh kepada wartawan disela-sela temu media di aula Dinkes Rabu (16/3).

Dikatakannya, seharusnya RS yang berdasarkan Badan Akreditasi Nasional (BAN) sudah kantongi akreditasi B seharusnya tenaga dokter spesialis harus berada diatas 70an tapi sampai saat ini sebagai Rs terbesar di Maluku hanya miliki 34 tenaga dokter spesialis, sehingga lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2015 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku lewat Dinkes sudah mengirimkan 100 tenaga dokter untuk mengambil program spsialis.

“Sampai saat ini kita baru miliki 34 tenaga dokter spesialis juga menjadi kendala pelayanan kepada pasien yang membutuhkan pelayanan spesialis, sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut dan kemungkinan kerpuruk diwaktu mendatang karena keurangan tenaga dokter spesialis,maka tahun 2015 lalu sudah dikirimkan 100 dokter untuk mengambil spesialis, sehingga nantinya tenaga dokter spesialis di Maluku dapat terpenuhi,”katanya.

Dilanjutkannya, mereka yang saat ini sementara mengambil spesialis setelah kembali mereka bukan hanya mengabdi di RSUD dr. Haulussy tapi tersebarpada semua RS yang ada di Maluku, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Maluku akan terpenuhi dengan baik.

“Masa pengambilan spesialis paling lambat 2-3 tahun dan setelah kembali meraka akan langsung ditugaskan di semua RS yang ada di Maluku sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama untuk masyarakat di kabupaten/kota lain di Maluku akan terpenuhi, itu artinya pada dokter tersebut tidak hanya terpusat pada Kota Ambon tapi juga pada RS dikabupatn/kota di Maluku,”katanya.

Bahkan bukan hanya 100 dokter yang dibiayai oleh APBN tapi ada juga dokter-dokter dari kabupaten/kota yang dibiayai oleh APBD kabupaten/kota masing-masing yang disekolahkan sehingga dipastikan dalam 2-3 tahun mendatang maluku tidak akan lagi minim tenaga dokter spesialis. (AT.007)

Jadilah Orang Pertama share:
author