Tingkatkan Kualitas UMKM dan Koperasi, Pemkot Gelar Workshop

AMBON, Ambontoday.com– Guna meningkatkan kulaitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Koperasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ambon menggelar Workshop Pemanfaatan Kredit Ultra Mikro, yang berlangsung di Hotel Marina Ambon, Rabu (27/2/2019).

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya mengakui, fungsi dari helikopter itu adalah memenatau setiap pergerakan yang ada di bawahnya dan sewaktu-waktu akan tack offer untuk membantu mereka yang membutuhkan. Dinas Koperasi dan UMKM kota Ambon ini adalah seperti helikopter yang melaksanakan fungsinya. Jadi dinas ini berfungsi untuk memantau, melihat seluruh perkembangan dari pada UMKM ini kapan dia harus bergerak, diselamatkan, dibina dan workshop ini digelar sebagai salah satu upaya dalam rangka meningkatakan koperasi dan khususnya pelaku usaha yang bergerak pada sektor UMKM.

“Ini penting seklai yang dilaksanakan oleh dinas ini sehingga pada waktunya terdapat kesulitan paling tidak dinas ini sudah bisa memberikan pembianan untuk itu. UMKM yang berkembang tanpa tantangan dan kesulitan bisa saja pada waktunya diterpa badai dan mengalami depresi. tapi kalau UMKM yang dibina lewat sebuah terpaan baik kegagalan maupun tantangan tentunya akan berbeda denga usaha-usaha lain yang tidak pernah mengalami tantangan,” paparnya.

Maka dengan itu, Pemkot Ambon untuk merealisasikan visi ke 2 dan misi ke 3 memberdayakan ekonomi keluarga dan masyarakat, menuju kemandirian yang kreatif berbasis sumber daya alam yang tersedia, melalui dinas Koperasi dan UMKM terus berupaya untuk memberi ruang yang sebesar-besarnya kepada pelaku usaha mikro hingga dapat mengakses SKIM pembiayaan yang tersedia.

“Saya ingin mengingatkan, sasaran pembangunan Kota Ambon diarahakan untuk menjadikan kota Ambon sebagai kota tujuan wisata tahun 2020 dengan ikon sebagai kota musik, kota ikan dan kota toleransi,” kata Louhenapessy.

Oleh karena itu, Ia mengakui, diperlukan daya dukung dari semua pihak termasuk didalammnya para usaha mikro yang juga turut memberikan kontribusi positif dengan peran masing-masing sesuai bidang usahanya.

Pasalnya, pelaku usaha mikro yang membidangi usaha olahan ikan akan memproduksikan ikan olahan yang halal sehingga dapat dikonsumsi, atau bagi pelaku usaha mikro yang melakukan kegiatan usaha kuliner yang yang tempat usahanya disediakan sarana hiburan musik sehingga tamu yang datang untuk menikmati kuliner dapat menikmati sajian hiburan musik.

“Dengan hal ini dapat menciptakan sinergitas usaha mikro pada arah kebijakan dan sasaran pembangunan kota Ambon yang lebih baik,” akuinya. (AT-011)

Jadilah Orang Pertama share:
author