Tingkatkan Literasi Keuangan, OJK Maluku Gelar PKR 2018

AMBON, Ambontoday.com- Guna memperkenalkan masyarakat dengan berbagai pilihan produk dan jasa keuangan yang tersedia dan meningkatkan literasi keuangan di Kota Ambon, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya di Provinsi Maluku menggelar Pasar Keuangan Rakyat (PKR) Tahun 2018, yang akan berlangsung 20 Oktober Mendatang di Halaman Parkir Ambon City Center (ACC) Passo.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Bambang Hermanto kepada awak media saat Press Conference di Kantor OJK Maluku, Rabu (17/10/2018).

Turut hadir dalam kegiatan Press Conference tersebut yakni, Perwakilan Bank Maluku, Perwakilan Jasa Raharja Cabang Maluku, Perwakilan Multi Finance Ambon, dan Kepala Bursa Efek Perwakilan Maluku dan Maluku Utara, Alberto Fasaamuri Dachi. Selain itu, kegiatan PKR rencananya akan dibuka oleh Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff dan acara penutupan oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy serta yang dipastikan akan hadir 5000 pengunjung.

Ia menjelaskan, jenis kegiatan yang dihadirkan yakni, senam bersama dengan seluruh pimpinan jasa keuangan dan seluruh pelaku UMKM di Kota Ambon sekitar 500 orang depan ACC-Passo pukul 06.30 WIT, pameran produk jasa keuangan sekitar 60 stand, donor darah dari Densipur dan Yonif 733 target 150 kantong, lomba untuk level anak didik seperti lomba mewarnai untuk kelas 3 SD, lomba flog untuk SMP, lomba festival Band untuk tingkat SMA, lomba stakeLab tingkat SMA dan perguruan tinggi.

“Semua kegiatan ini kiranya turut meramaikan pasar keuangan rakyat, serta harapan kami masyarakat bisa berkunjung dan mengetahui informasi-informasi di Pasar Keuangan Rakyat yang digelar pada tanggal 20 Oktober dari Pukul 06.30 WIT sampai 22.30 WIT secara outdoor di halaman parkir ACC-Passo dan Indoor di Sepanjang Matahari,” jelasnya.

Ia mengakui, kegiatan PKR ini digelar dalam rangka memperingati bulan inklusi keuangan di bulan Oktober ini secara Nasional. Oleh karena itu, tujuan PKR ini sangat diharapkan masyarakat bisa mengenal prodak-prodak jasa keuangan dan secara langsung beriterasi. “Dengan ini masyarakat yang ada di Kota Ambon mendapatkan informasi yang cukup sehingga dapat memiliki kompetensi, pemahaman yang lebih baik,” katanya.

Ia mengatakan, kegiatan PKR Tahun 2018 memiliki peserta 50 yang terdiri dari 39 peserta dari jasa keuangan, 2 peserta dari OJK dan Bank Indonesia (BI) serta 8 peserta dari sektor rill baik dari perhotelan, maskapai penerbangan, diler dan beberapa lainnya.

Maka itu, dalam konsep yang disusun oleh PKR Tahun 2018, pihaknya meminta setiap lembaga jasa keuangan untuk wajib membawa 1 unit binaan UMKM sehingga prodak-prodak dapat dihadirkan bagi masyarakat, karena bukan hanya lembaga jasa keuangan yang berperan tapi juga masyarakat. “Ketika mereka sudah tahu dan paham untuk melakukan akses keuangan maka mereka bisa bertransaksi sehingga tingkat akses keuangan masyarakat di Provinsi Maluku bisa meningkat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tujuan kegiatan ini juga guna membangun sinergi antara seluruh lembaga jasa keuangan yang ada di provinsi Maluku untuk bersama-sama meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan itu, sehingga diharapkan masyarakat yang semakin cerdas secara keuangan, masyarakat yang bisa mengakses keuangan yang ritel diawasi oleh OJK serta mendukung pengembangan perekenomian dan program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat dapat terwujud.

“Jadi secara garis besar kegiatan ini dilakukan bukan sekedar pameran tetapi kegiatan ini juga guna menyukseskan program Pemerintah Kota Ambon mempercepat Ambon sebagai Kota Musik Dunia Tahun 2019 dengan melakukan salah satu jenis kegiatan yakni Festival Band tingkat SMA sebagai wujud kerja sama, maka kehadiran Walikota Ambon dalam acara penutupan agar sekaligus memberikan hadiah kepada pemenang Lomba festival tersebut,” tandasnya. (AT-009)

Jadilah Orang Pertama share:
author