Tomasoa : Hasil Tinjauan Tambang Cinabar Di SBB


Ambon, Ambontoday.com -Tinjauan tambanh cinabar ke Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) merupakan tindak lanjut dari rapat terbatas dimana Presiden RI menginstruksikan untuk memperhatikan semua lokasi-lokasi tambang yang tanpa ijin. Hal ini diakui oleh Kepala Dinas Lingkungam Hidup, Vera Tomasoa Kepada Ambontoday.com di ruang kerjanya, Selasa (18/4/2017).

Dikatakan, dilihat dari kondisi lingkungan sekitar tambang , terdapat puluhan hektar tanah yang digunakan masyarakat setempat untuk menggali tambang.

“Secara geografis, gunung tempat hasil tambang cinabar sangat curam,” terang Tomasoa.

Ia Jelaskan, kurang lebih terdapat 200 lubang yang dibuat untuk penambangan. Lubang tersebut, sangat berbahaya bagi masyarakat apabila dalam melakukan aktivitasnya terjadi gesekan atau goncangan.

Lanjut Tomasoa mengakui, terdapat pula beberapa tempat yang telah runtuh akibat longsong. Oleh karena itu, tempat tersebut tidak digunakan lagi.

Bagi Tomasoa, bahan dasar tambang yang nantinya akan digunakan untuk merkuri, k kalau tidak diolah secara benar akan berpengaru besar bagi masyarakat dan sekitarnya.

Oleh sebab itu, hasil peninjauan telah diputuskan sementara bahwa tambang tersebut harus ditutup karena tidak layak.

Menurutnya, 500 orang yang sekarang ini melakukan aktivitas dari penggalian tambang cinabar di SBB, dengan penghasilan sehari adalah miliaran rupiah.

“Tentu, dilihat dari skala atau pola hidup masyarakat sangat tergantung dari hasil tambang tersebut, oleh karena itu, perlu adanya sosialisasi dari instansi terkait dimana masyarakat dapat diahlihkan untuk mendapatkan sumber penghasilan yang lain,” tutupnya. (AT-009)

error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!