Transportasi Dan Komunikasi buka Kendala Sukseskan Pemilu 2019

Saumlaki, ambontoday.com –  Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang terakomodir dalam Tim Desak Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Tahun 2019, berkomitmen membantu menyelenggarakan Pemilu yang sukses, lancar, aman dan demokrasi.

“Berdasarkan arahan Plh. Gubernur maupun Forkopimda Propinsi Maluku, para kepala daerah bersama dengan forkopimda kabupaten/kota diminta untuk memastikan terlaksananya Pemilu serentak tahun 2019 berjalan dengan baik, aman, lancar dan demokratis.” Kata Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, di Saumlaki, Senin (15/1/2019).

Dijelaskan, proses pendistribusian kotak suara, surat suara, serta penjemputan kembali kotak suara dan surat suara dari TPS ke KPUD, menjadi tanggung jawab bersama oleh karena itu pemerintah daerah bersama dengan TNI/Polri dan Forkopimda siap membantu KPUD dan Bawaslu KKT jika ada kesulitaan.

“Bila ada kendala transportasi darat, transportasi laut demikian pula dengan kekurangan/keterbatasan alat-alat komunikasi kita siap bantu. Polri dan TNI punya beberapa alat komunikasi, demikian juga pemda. Jika diperlukan, silahkan menyampaikan, kita siap membantu” jelas Fatlolon.

Dikatakan juga, melalui rapat koordinasi terakhir yang barlangsung, dapat menyamakan persepsi dan sistim berkoordinasi yang baik. Jangan ada sekat-sekat sehingga penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 dapat berjalan dengan baik di Kabupaten bertajuk Duan Lolat ini.

“Say kira, Kendala-kendala kecil yang dihadapi di lapangan silahkan disampaikan, kita siap membantu tugas-tugas KPUD dan Bawaslu.” tegas Fatlolon.

Pada kesempatan yang sama Komosioner KPU Kabupaten Kepulauan Tanimbar Cristian Matruti mengatakan, sesuai ketentuan dan tahapan distribusi logistik sebenarnya sudah harus terdistribusi H-5, formulir C-6 sudah harus terdistribusi H-3, namun terkendala bebera faktor yang mengakibatkan keterlambatan.

“Surat Edaran KPU RI nomor 651 yang menginstruksikan agar surat suara DPK 1.070 tidak digabungkan dengan DPT maka kami agak sedik terlambat dlam mendistribusikan ligistik ke tingkat TPS” Jelas Matruty.

Lanjut Matruty, keterlambatan sistribuai logistik juga diakibatkan sistim dan selver belum terkoneksi.

“Kami mengalami keterlambatan akibat sistem data pemilih belum terkoneksi dengan selver data KPU, yang berhubungan dengan internet, karena koneksi jaringan di kabupaten kita belum terlalu bagus maka hasil pleno DPT akhir oleh KPUD Provinsi Maluku baru terkoneksi maka kesiapan untuk diatribusi logistik baru dilakukan” pungkasnya.

Harpan Fatlolon dan Matrity, kiranya semua pihak merasa bertanggungjawab guna mensukseskan Pemilu 2019 di Kabupaten KKT. (AT – 023)

Jadilah Orang Pertama share:
author