Ambon, ambontoday,com – Desa Batu Merah ditetapkan sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dari tiga puluh desa yang ada di Kota Ambon. Hal ini diterima oleh Desa Batu Merah saat peresmian yang dilakukan di Kantor Negeri Batu Merah, Rabu (11/10/2107).

Turut hadir dalam persemian tersebut adalah Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon, G.I.S. Soplanit, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Maluku,Tri Chandra Kartika, Plt Raja Negeri Batu Merah, Abdurahman Walla, Sekretaris camat Sirimau dan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy yang diwakili oleh Asisten III Pemerintahan Kota Ambon, Romeo Soplanit.

Arahan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy yang dibacakan oleh Asisten II, Romeo Soplanit mengatakan, Negeri Batu Merah merupakan Negeri yang memiliki jumlah penduduk kurang lebih 100.000 dari desa lainnya di Kota Ambon. Maka itu, dari 100.000 apabila sudah masuk dalam Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, itu berarti penduduk Negeri Batu Merah sudah makmur.

“Ini merupakan hal yang baik bagi seluruh desa di Kota Ambon, untuk ikut dalam Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tersebut,” katanya.

Menurutnya, Pemerintah Kota akan tetap mendukung program dari BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat Kota Ambon tidak merasa sulit dalam bekerja.

“Masyarakat tidak merasa khawatir karena secara langsung telah dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan,” akuinya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Maluku, Tri Chandra Kartika mengakui, kepadatan penduduk yang dimiliki oleh Negeri Batu Merah, rata-rata diatas usia 17 tahun.

“Masyarakat Negeri Batu Merah yang usianya 17 tahun bekerja sebagai pekerja mandiri dengan resiko dalam bekerja sangat rentan dalam beraktivitas,”tuturnya

Untuk itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan kemudahan dalam pelayanan pendaftaran dan pembayaran iuran yang sangat rendah Rp.16.800, sehingga pekerja mendapatkan perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

“Pembayaran iuran yang rendah mempermudah para pekerja untuk mendapatkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan,” terangnya.

Menurutnya, dalam bekerja terjadi cidera sampai kematian, maka minimal ahli waris akan mendapatkan santunan sebesar Rp. 55.000.000 bahkan mendapatkan manfaat tambahan bagi anak yang masih sekolah sebesar Rp.12.000.000.

“Hal ini menjadi tujuan utama BPJS Ketenagakerjaan serta membantu Pemerintah Kota Ambon dalam melaksanakan program pembangunan khususnya di Negeri Batu Merah,” tambahnya.

Lanjutnya menjelaskan, akan ada kominten dan dukungan bagi seluruh warga Kota Ambon, baik pekerja upah maupun pekerja tanpa upah.

“Dapat ditargetkan pada tahun 2019 mendatang, seluruh Masayarakat Negeri Batu Merah telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.” tutupnya. (AT-009)

Print Friendly, PDF & Email