Ulah Barbara, Aktifitas Peribadahan Jemaat GPM Sion Beralih ke Gedung Gereja yang Belum Selesai Dibangun

Ambon, Ambontoday.com.- Aktifitas Peribadahan Jemaat GPM Sion, Batu Gajah yang selama ini menggunakan gedung ibadah alternative harus terusik lantaran ulah Barbara Jequeline Saiya/Alfons yang melayangkan gugatan terhadap lokasi lahan Gedung Gereja Alternatif yang dipinjamkan oleh pemilik lahan Jacobus Abner Alfons (almarhum).

Ulah Barbara ini mirip dengan orang tanpa agama dan tidak mengenal Tuhan Yang Maha Esa lantaran tega mengusik lahan dan gedung yang sedang digunakan Jemaat GPM Sion sebagai tempat ibadah sementara sambil menunggu gedung Gereja mereka selesai dibangun.

Menanggapi hal itu, salah satu Ahli Waris Sah Jacobus Abner Alfons, Evans Reynold Alfons kepada wartawan di kediamnnya, Sabtu 17 April 2021 menyampaikan, sangat disayangkan ulah Barbara yang mengusik aktifitas peribadahan jemaatt GPM Sion Batu Gajah dengan gugatan tindakan penyerobotan lahan yang dilakukan Pimpinan Jemaat GPM Sion, Pdt.Ny. Diane Akyuen.

Dijelaskan, memang lahan gedung gereja sementara yang dipinjamkan keluarga Alfons kepada Jemaat GPM Sion Batu Gajah sebagai tempat beribadah alternative dulunya oleh almarhum Jacobus Abner Alfons semasa hidupnya telah menghibahkan tanah itu kepada Barbara, namun kemudian Almarhum memerintahkan Evans untuk membuat hibah pengganti atas lahan itu di lokasi berbeda yakni di lingkungan RT.001/RW.03 Kelurahan Batu Gajah dengan luas lahan 127 meter persegi kepada Barbara, karena lokasi yang pertama sudah dipinjamkan untuk aktifitas peribadahan jemaat GPM Sion sambil menunggu gedung Gereja selesai direnovasi.

“Awalnya memang lahan ini dihibahkan oleh Ayah saya almarhum Jacobus Abner Alfons kepada Barbara, namun pada tahun 2015, sebelum ayah saya meninggal dirinya memerintahkan saya untuk membuat hibah pengganti atas lahan tadi kepada Barbara di objek lahan berbeda karena lahan yang awal sudah dipinjamkan kepada Jemaat GPM Sion untuk membuat gedung gereja alternative, karena waktu itu ayah saya adalah Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja Jemaat GPM Sion.

Dengan adanya hibah penggannti atas lahan ini maka sudah jelas bahwa Barbara tidak lagi memiliki hak atas lahan ini karena sudah diberikan lahan pengganti,” jelas Evans.

Dikatakan, dalam laporan pengaduan itu, Barbara menuduhkan bahwa kelurga Alfons dan Pimpinan Jemaat GPM Sion Batu Gajah, Pdt.Ny. Diane Akyuen telah melakukan penyerobotan dan penipuan atas lahan itu.

Akibat ulah Barbara, saat ini aktifitas peribadahan Jemaat GPM Sion Batu Gajah tak lagi dilakukan di lahan dan gedung melainkan sudah dipindahkan ke Gedung Gereja yang belum selesai dibangun.

“Menurut saya, kalau laporan pengaduan Barbara ini adalah sebuah fitnah yang paling kejam yang dilakukan oleh Barbara yang juga anak seorang Pendeta terhadap Gereja dan Keluarga Alfons. Untuk itu terhadap persoalan ini kami akan melapor ballik Barbara.

Selain itu, kami juga telah telah melaporkan tentang pembohongan public yang dilakukan Obeth Nego Alfons, Josina Magdalena Alfons dan Baerbara Jequelin Saiya bersama suminya Samuel Philips Saiya dan Rony Samloy terkait pemasangan pamphlet menggunakan surat keputusan milik keluarga Alfons seakan-akan mereka yang berhak atas sejumlah hak milik keluarga Alfons,” tandas Evans Alfons.

error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!