Visi dan misi rektor unpatty Periode 2016-2021

I. PENDAHULUAN

Periode kepemimpinan Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) akan berkahir pada 12 Februari 2016, dan 6 (enam) bulan sebelum tanggal tersebut sudah harus diselenggarakan proses penjaringan, penyaringan dan pemilihan calon Rektor Universitas Pattimura untuk menjadi Rektor Universitas Pattimura periode Tahun 2016 – 2019. Sesuai dengan proses pemilihan Rektor dan berdasarkan peraturan yang berlaku, seorang calon Rektor harus menyampaikan Visi dan Misi serta Strategi dan Program Pengembangan Universitas untuk mendapat penilaian anggota Senat Universitas Pattimura dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Atas dasar ketentuan sesuai peraturan tersebut, maka saya sebagai salah satu calon Rektor Universitas Pattimura menyampaikan Visi dan Misi ini untuk menjadi referensi guna mendukung pencalonan saya baik oleh Senat maupun oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Menyimak Renstra Kemenristek Dikti tahun 2015-2019, dengan visi “Terwujudnya pendidikan tinggi yang bermutu serta kemampuan Iptek dan inovasi untuk mendukung daya saing bangsa”, dengan misi yang menekankan pada peningkatan akses, relevansi dan mutu pendidikan tinggi untuk menghasilkan sumber daya manusia berkualitas serta peningkatan kemampuan Iptek dan inovasi untuk menghasilkan nilai tambah produk inovasi, maka saya sebagai calon rektor Universitas Pattimura akan memfokuskan pengembangan universitas Pattimura pada :
1) Peningkatan kualitas sistem dan manajemen institusi;
2) Peningkatan proses pendidikan dan sumber daya manusia yang berkualitas;
3) Peningkatan riset, inovasi, teknologi, dan;
4) Peningkatan kerjasama yang luas di dalam dan luar negeri.
Saya yakin dalam periode kepemimpinan 4 (empat) tahun ke depan akan terjadi perubahan yang signifikan terhadap Universitas Pattimura dan memiliki daya saing bangsa, atas dukungannya saya sampaikan terima kasih.

II. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN STRATEGIS

Mengacu pada Undang Undang Nomor 12 Tahun 2013 tentang Pendidikan Tinggi, serta mempertimbangkan kondisi Universitas Pattimura saat ini dan aspirasi masyarakat serta kerangka logis peningkatan kemampuan kompetitif, dengan potensi yang dimiliki dan mencermati permasalahan yang dihadapi, maka saya menyusun visi, misi, tujuan dan sasaran strategis sebagai berikut :

2.1. Visi.
Sejalan dengan arah kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia, maka saya menetapkan visi sebagai berikut :
“Terwujudnya Universitas Pattimura bermutu, inovatif, berkemampuan Iptek, kompetitif dan berbudaya kepulauan”

2.2. Misi.
Upaya mewujudkan visi, maka misi yang ditetapkan adalah :
1. Meningkatkan sistem dan manajemen kelembagaan yang berkualitas;
2. Meningkatkan kualitas proses pendidikan, kemahasiswaan dan sumber daya manusia yang berkualitas;
3. Meningkatkan akses riset dan kemampuan teknologi, inovasi dan produk-produk berkualitas;
4. Memperluas akses kerjasama dalam dan luar negeri.

2.3. Tujuan Strategis
Visi dan misi yang ditetapkan dijabarkan dalam bentuk terarah dan operasional berupa tujuan strategis untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi seperti dijelaskan pada kondisi Unpatti sekarang dalam rangka mewujudkan visi dan misi yang harus dicapai, maka tujuan stategis yang harus dicapai adalah : “Terjadi peningkatan relevansi kelembagaan, kualitas sumber daya manusia, kapasitas Iptek, inovatis dan kemampuan kompetitif”
Capaian tujuan strategis diwujudkan dengan menetapkan indikator-indikator yang menjadi ukuran kuantitatif yang dapat dievaluasi kurun waktu 4 (empat) tahun ke depan akan dapat diukur dengan posisi Unpatti secara nasional dan internasional, dengan indeks pendidikan tinggi pada tahun 2019 yang ditargetkan berada pada peringkat 50 nasional, dengan indeks inovasi yang lebih baik pula secara nasional.

2.4. Sasaran Strategis
Sasaran strategis dari tujuan strategis di atas dijabarkan dalam 5 (lima) sasaran strategis yang diupayakan dicapai dalam kurun waktu 2016-2019 yaitu:
1) Meningkatnya kualitas sistem dan manajemen institusi;
2) Meningkatnya proses pendidikan dan kegiatan kemahasiswaan;
3) Meningkatkan relevansi dan kualitas kelembagaan Iptek dan kualitas sumber daya manusia Iptek;
4) Meningkatnya kualitas dan produktivitas serta pengembangan riset dan inovasi;
5) Meluasnya kerjasama riset dalam dan luar negeri.

III. STRATEGI PENGEMBANGAN

3.1. Sasaran Strategis
1) Meningkatnya kualitas sistem dan manajemen institusi;
a. Penataan dan pengembangan sistem manajemen penyelenggaraan pendidikan dan pencitraan publik;
b. Peningkatan SDM, infrastuktur, pengembangan kemampuan Iptek dan sistem informasi yang efektif.
2) Meningkatnya kualitas pendidikan dan kegiatan kemahasiswaan;
a. Peningkatan kualitas lulusan dengan pemberian sertifikat kompetensi dan kemampuan wirausaha;
b. Melaksanakan pendidikan profesi bagi lulusan FKIP sebagai calon guru dengan pola beasiswa dan berasrama;
c. Meningkatkan jumlah mahasiswa yang unggul dalam kompetisi olimpiade sains, olahraga, seni, bahasa dan budaya;
d. Peningkatan kuantitas dan kualitas laboratorium pembelajaran, laboratorium riset terpadu, bengkel, studio, dan perpustakaan;
e. Peningkatan kualitas ruang kelas dengan sistem pendingin ruangan dan TI;
f. Peningkatan kualifikasi dosen melalui pendidikan S3 sehingga tercapai rasio = 25%;
g. Penataan kelembagaan UKM untuk meningkatkan minat, bakat dan kesejahteraan mahasiswa.
3) Meningkatnya relevansi dan kualitas kelembagaan dan kualitas sumber daya manusia;
a. Meningkatkan status akreditasi institusi mencapai nilai A;
b. Meningkatkan status akreditasi program studi mencapai nilai A = 25% dan sisanya dengan nilai B;
c. Meningkatkan peran lembaga penjaminan mutu sebagai penjamin dan pengendali mutu Unpatti sebagai institusi perguruan tinggi;
d. Meningkatkan status otonomi Unpatti dari PTN-Satker menjadi PTN-BLU.
4) Meningkatnya kualitas dan produktivitas serta pengembangan riset dan inovasi;
a. Meningkatkan kualitas penelitian berskala nasional dan internasional;
b. Pengembangan Taman Sains dan Taman Teknologi (Science Park and Technology Park) yang diarahkan pada teknologi budidaya perairan, teknologi farmakologi berbasis kelautan, rempah-rempah, dan teknologi pengolahan hasil laut;
c. Peningkatan publikasi dosen terutama pada jurnal internasional bereputasi dan jurnal nasional terakreditasi.
5) Meluasnya jejaring kerjasama riset dalam dan luar negeri.

3.2. Permasalah Unpatti Saat Ini
Dengan memperhatikan pengaruh keadaan internal dan lingkungan eksternal yang berkembang saat ini, Universitas Pattimura menurut hemat kami menghadapi beberapa masalah utama antara lain;
1) Efisiensi penyelenggaraan bidang akademik, berkaitan dengan masa studi mahasiswa, seleksi calon mahasiswa, rasio jumlah dosen dengan mahasiswa, kualitas dosen, sarana dan prasarana laboratorium, sarana dan prasarana penunjang perkuliahan, peningkatan jumlah penelitian dan pengabdian masyarakat serta publikasi ilmiah dosen.
2) Efisiensi penyelenggaraan bidang keuangan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana berkaitan dengan; penatausahaan bidang keuangan, pengawasan untuk prasarana berkaitan dengan penatausahaan bidang keuangan, pengawasan untuk efisiensi perencanaan dan belanja; transparansi pengelolaan keuangan; peningkatan kualitas sumber daya manusia.
3) Masalah-masalah yang berkaitan dengan penataan sistem, otonomi dan akuntabilitas serta akreditasi dan evaluasi yang diarahkan pada upaya-upaya peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Hal-hal tersebut berkaitan dengan perilaku dan peran serta sistem dan fungsi kelembagaan.
4) Masalah relevansi dan mutu yang meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sumber daya pendidikan tinggi, dan pembinaan mahasiswa terutama dalam pengembangan minat bakat dan kesejahteraan mereka.

3.3. Kondisi Kekinian Unpatti
Kekuatan
1. SDM memadai, dosen tetap sebanyak 1082 orang (S3 sebanyak 178 orang atau 16,45 %)
2. Jumlah fakultas sebanyak 9 dengan 45 prodi S1, program pascasarjana dengan 13 prodi S2 dan 2 prodi S3
3. Jumlah mahasiswa 21.000 orang (menunjukkan peminat dan kepercayaan masyarakat terhadap Unpatti cukup tinggi)
4. Banyak program studi yang sudah terakreditasi
5. Transparansi, akuntabilitas, kredibilitas dalam tata pamong dan pelaksanaannya telah dijalankan dengan efektif dan efisien

Kelemahan
Bidang Pendidikan (Akademik)
1. Kualitas input mahasiswa baru yang rendah sehingga rasio keketatan seleksi masuk rendah
2. Masih rendahnya nilai AEE (Angka Efisinsi Edukasi) kurang dari 18% menggunakan patokan 12 semester (6 tahun)
3. Durasi studi mahasiswa S1 masih banyak yang berada di atas 8 semester
4. Sarana dan prasarana laboratorium yang belum memadai (jumlah, alat, dan bahan laboratorium)
5. Jumlah pranata laboratorium pendidikan yang memiliki sertifikat belum ada sehingga berdampak terhadap kualitas pelayanan laboratorium

Bidang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
1. Kurang maksimalnya penggunaan fasilitas IT (Informasi dan Teknologi) sehingga belum dapat mendukung suasana akademik dan pengembangan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat di kalangan sivitas akademika yang mengakibatkan masih kurangnya rasio jumlah penelitian dan pengabdian masyarakat serta publikasi ilmiah dosen
2. Pemanfaatan produk Iptek sebagai kegiatan aplikasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih rendah dan belum berorientasi bisnis (merek dagang, paten, hak cipta, HKI )
3. Masih kurang penelitian-penelitian yang berorientasi pada keunggulan komparatif Unpatti yaitu kepulauan dan kelautan serta rempah-rempah.

Bidang Kemahasiswaan
1. Ketersediaan sumber daya pendukung yang masih kurang untuk bersaing pada tingkat internasional walaupun disadari bahwa daya saing, kreativitas, minat dan bakat mahasiswa Unpatti besar
2. Prestasi mahasiswa yang bagus di tingkat nasional dan internasional belum merata pada semua program studi dan jurusan
3. Masa tunggu alumni Unpatti untuk bekerja rata-rata lebih dari 1 tahun

Bidang Keuangan, Sumberdaya Manusia, Sarana dan Prasarana
1. Masih rendahnya transparansi pengelolaan keuangan dan anggaran di setiap unit kegiatan
2. Rasio dosen dan mahasiswa masih belum optimal
3. Masih ada dosen yang berkualifikasi S1 dan jumlah kualifikasi S2 masih banyak
4. Belum tersebarnya dosen bergelar doktor secara merata
5. Masih belum tertatanya kenyamanan dan keamanan kampus yang mampu mendorong peningkatan atmosfir kehidupan kampus.

Peluang
1. Minat dan kepercayaan masyarakat terhadap Unpatti masih cukup tinggi, lokasi yang strategis
2. Kebutuhan masyarakat akan kemajuan Iptek, layanan PT yang berkualitas
3. Kerjasama di bidang Tridharma PT dengan lembaga pemerintah dan swasta masih sangat terbuka
4. Pengembangan dan perluasan jejaring kerjasama terutama dengan perguruan tinggi internasional
5. Kebijakan Kemenristek dan Dikti untuk mendorong perguruan tinggi go international melalui dukungan pendanaan

Ancaman
1. Dinamika perubahan yang sangat cepat dan meningkatnya tuntutan pengguna akan mutu, menuntut pengelola yang visioner, inovatif dan kreatif
2. Era globalisasi (pasar bebas) menuntut lulusan perguruan tinggi harus berkualitas baik dan berkompeten dalam bidangnya sehingga mampu bersaing
3. Kemajuan Iptek yang sangat cepat menuntut lulusan untuk dapat menyesuaikan diri agar tidak ketinggalan dan selalu up to date
4. Persaingan dengan perguruan tinggi lain baik di dalam negeri dan luar negeri yang semakin kompetitif, hanya perguruan tinggi yang berkualitas baik yang dapat bersaing dan diminati masyarakat
5. Perguruan tinggi luar negeri yang menawarkan berbagai skema program pendidikan seperti double degree, twinning program, sandwich program sehingga membuka cabang di Indonesia yang mengakibatkan persaingan yang semakin kompetitif

IV. PROGRAM PENGEMBANGAN

4.1. Kelembagaan, Organisasi dan Keuangan
1) Penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik
2) Penguatan sumber pendanaan melalui dana pemerintah (Program Hibah) dan dana masyarakat (SPP), dana dari proyek kerjasama dari berbagai instansi di dalam dan luar negeri, pemberdayaan aset-aset universitas/fakultas/jurusan.
3) Penatausahaan bidang keuangan dengan penetapan skala prioritas penggunaan anggaran baik kegiatan akademik dan non akademik
4) Tertib administrasi keuangan dan transparansi administrasi keuangan
5) Penyempurnaan organisasi dan manajemen yang lebih efisien
6) Peningkatan peran SPI (audit kepatuhan dan audit efisiensi penggunaan keuangan)
7) Meningkatkan pendapatan PNBP dari unit usaha, kerjasama dan hibah
8) Meningkatkan kualitas SDM
9) Meningkatkan kenyamanan dan keamanan kampus dengan meningkatkan peran dan fungsi satpam
10) Pembentukan Unit Pattimura University Press.
4.2. Pendidikan
1) Meningkatkan kualitas lulusan melalui pemberian sertifikat kompetensi dan wirausaha
2) Memperluas promosi untuk menarik calon mahasiswa baru sehingga semakin banyak yang mendaftar di UNPATTI, dan meningkatkan kualitas input mahasiswa baru
3) Memperbaiki serta meningkatkan sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran (jumlah dan kapasitas ruang kuliah yang memadai dan berpendingin, menambah jumlah serta macam alat laboratorium, fasilitas IT perpustakaan sehingga mudah diakses, menambah koleksi jurnal penelitian, buku bacaan, modul)
4) Mengangkat dan melatih pranata laboratorium yang bersertifikasi sehingga meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium
5) Mengikutsertakan mahasiswa dalam penelitian dosen sehingga dapat memperpendek lama studi mahasiswa bagi yang belum memiliki judul Tugas Akhir
6) Meningkatkan peran dosen Pembimbing Tugas Akhir dan Pembimbing Akademik untuk memantau mahasiswa bimbingannya agar segera menyelesaikan Tugas Akhirnya
7) Merevitalisasi peran Unit Konseling Mahasiswa untuk membantu mahasiswa yang mempunyai permasalahan agar tidak mempengaruhi studinya
8) Membentuk Tim Pemantau Tugas Akhir di tingkat jurusan atau program studi
9) Penataan program studi dan penyempurnaan kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan pasar
10) Membantu lulusan agar memperpendek masa tunggunya dalam mendapatkan pekerjaan pertamanya melalui bursa tenaga kerja Unpatti
11) Perbaikan manajemen pendidikan melalui fasilitas IT yang semakin baik dan memadai
12) Meningkatkan jumlah program studi yang terakreditasi sangat baik, dan baik serta merintis akreditasi internasional
13) Pembukaan fakultas/program studi pertambangan dan migas serta kedokteran gigi
14) Memacu program studi atau jurusan untuk memperoleh dana dari Program Hibah Kompetisi (PHK) melalui pelatihan yang intensif dan bantuan dana sebagai stimulan
15) Meningkatkan peran Lembaga/Kantor Penjaminan Mutu sebagai penjamin dan pengendali mutu Universitas

4.3. Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
1) Mengembangkan Taman Sains dan Taman Teknologi yang berbasis pada riset unggulan bidang-bidang budidaya perairan, farmakologi kelautan, pengolahan rempah-rempah, pengolahan hasil laut
2) Mengembangkan sistem terpadu yang dapat menumbuhkan penelitian kolaboratif antara industri dan akademisi melalui penelitian terpadu atau kolaborasi
3) Membuat roadmap penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di setiap jurusan/laboratorium sehingga dapat dimanfaatkan oleh dosen dan mahasiswa
4) Meningkatkan jumlah penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan publikasi ilmiah dosen

4.4. Ketenagaan (Dosen dan Pegawai)
1) Meningkatkan kualifikasi SDM dosen dan pegawai melalui pendidikan gelar (studi lanjut S2 dan S3 ) dan pendidikan non gelar (pelatihan, workshop, simposium)
2) Memberikan penghargaan (reward) yang layak bagi dosen dan pegawai yang berprestasi
3) Menyusun pola rekruitmen dosen dan pegawai berbasis kebutuhan (renstra ketenagaan)
4.5. Kemahasiswaan dan Alumni
1) Meningkatkan dana untuk kegiatan kemahasiswaan
2) Memberikan penghargaan (reward) bagi mahasiswa yang berprestasi baik nasional maupun internasional baik akademik dan non akademik
3) Memberikan reward bagi dosen dan mahasiswa yang proposal PKMnya didanai
4) Memberikan penghargaan karya mahasiswa yang PKMnya menang dalam PIMNAS untuk dijadikan sebagai pengganti Tugas Akhir
5) Meningkatkan jumlah beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu
6) Meningkatkan peran alumni terutama dalam bantuan pendanaan dan kesempatan kerja bagi lulusan (Bursa Kerja) sehingga membantu memperpendek masa tunggu mahasiswa dalam memperoleh pekerjaan yang pertama dengan lebih memanfaatan peran Ikatan Alumni
7) Merevitalisasi peran Koperasi Mahasiswa (Kopma) dan asrama Mahasiswa sebagai unit usaha produktif
8) Revitalisasi dan efisiensi unit kegiatan mahasiswa (UKM) untuk meningkatkan soft skill mahasiswa

V. P E N U T U P

Visi yang saya sampaikan ini merupakan gagasan dasar dari pokok pikiran yang saya ramu dan dielaborasi berlandaskan pada Rencana Strategis Unpatti, dan Rencana Strategis Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tahun 2015 – 2019, serta perkembangan dinamis lingkungan kekinian Unpatti.
Visi ini selayaknya selalu dievaluasi dan dilakukan penyesuaian kebijakan mengikuti langkah perubahan paradigma pembangunan Kementerian Ristek dan Dikti di Indonesia dan gerak pembangunan daerah Maluku serta lingkungan global.
Obsesi saya untuk membangun Universitas Pattimura, tentunya tidak terlepas dari membangun kemitraan antara seluruh civitas akademik yang merupakan komponen dan pilar penyelenggaraan pendidikan di Universitas kebanggaan ini. Semuanya ini dapat saya lakukan hanya oleh perkenaan Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan dukungan dan komitmen seluruh sivitas Universitas Pattimura.

Jadilah Orang Pertama share:
author