Ambontoday – Keluarga almarhum Baharudin Tasane (68) yang meninggal di Rumah Sakit Lala Namlea Kabupaten Buru pada, Sabtu 10-7-2021 lalu menegaskan, ayahnya meninggal bukan karena Covid-19, tetapi karena penyakit bawaan dan suda lanjut usia.

Ketegasan itu disampaikan salah satu anaknya Abdullah Tasane kepada media ini melalui telepon selulernya, Jumat (16/7).

Dikatakan, dirinya sangat menyesali pemikiran masyarakat yang beranggapan kalau ayahnya meninggal karena positif Covid-19.

“Ayah saya itu meninggal karena ada penyakit bawaan karena sudah tua, tidak benar karena Covid-19,'” ucapnya.

Dikatakan lanjut bahwa, pemberitaan bahwa ayahnya positif hasil rapit antigen dan meninggal, bukan berarti positif Covid-19. Tegasnya, tetapi karena faktor usia dan adanya penyakit bawaan yang dimiliki oleh almarhum ayahnya.

“Masyarakat di desa saya beranggapan ayah saya meninggal karena Covid-19, padahal tidak, tetapi karena usia dan penyakit bawaan,” ulanginya.

Ditandaskan bahwa pihak keluarga sangat menyesali dan merasa di rugikan dengan informasi yang berkembang di desanya bahwa almarhum meninggal karena virus covid-19.

“Informasi yang berkembang saat ini di desa OKI Baru bahwa almarhum meninggal karena Covid-19, padahal tidak,” ujar.

Dikatakan lagi, walaupun pihak keluarga suda menjelaskan kepada masyarakat bahwa almarhum meninggal karena penyakit lain, penyakit bawaan, namun anggapan masyarakat lain, itu yang sangat di sesali pihak keluarga. (Biro Bursel)

 

Print Friendly, PDF & Email