16 June 2024
Kesehatan Kota Ambon Pendidikan

Wattimena Launching Aksi Bergizi Gemari Bersemi TTD di SMPN 13 Ambon

Ambontoday.com, Ambon.- Dinas Kesehatan Kota Ambon, dan Dinas Pendidikan Kota Ambon, malakukan Launching Aksi bergizi Gerakan Remaja Putri (Gemari) Bersama di hari Senin (Bersemi) Minum Tablet Tambah Darah (TTD) Bagi SMP Se-Kecamatan Teluk Ambon Baguala kota Ambon

Kegiatan itu dihadiri langsung Ketua TP-PKK yang juga Bunda Stunting Kota Ambon, Lisa Wattimena, sekaligus secara Resmi membuka kegiatan itu di SMP Negeri 13 Ambon, Senin (13/11/2023) didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Wendy Pelupessy dan Kadis Pendidikan Kota Ambon serta para Kepala Sekolah SMP Se-Kecamatan Teluk Ambon/Baguala

Wattimena dalam Sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi bagi kepala dinas kesehatan kota Ambon Dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon atas dukungan dan kerja sama yang baik bersama TP PKK kota Ambon sehingga kegiatan dapat terselenggara

Selain itu apresiasi juga diberikan kepada seluruh kepala sekolah dan seluruh guru SMP se Kecamatan Teluk Ambon/Baguala yang juga turut mensuport dan mendukung program pemerintah kota ambon.

Menurutnya, kegiatan bukan pada hari ini saja namun akan menjadi kegiatan rutin yang diselenggarakan disemua sekolah SMP dikota Ambon.

“Kegiatan ini akan menjadi rutinitas khususnya bagi remaja putri yang pada hari ini akan menjadi duta anti anemia, dengan mengikuti kegiatan ini secara baik dan nantinya kalian akan terus mengkonsumsi TTD yang tentunya berdampak bagi masa depan kalian,” ujarnya

Menurut Wattimena, remaja putri seringkali menghadapi tantangan khusus terkait kesehatan, salah satunya adalah anemia.

Anemia adalah kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin (HB) dalam sel darah merah lebih rendah dari standar yang seharusnya.

Kondisi tersebut rentan terhadap remaja putri yang memasuki masa pubertas dimana akan mengalami pertumbuhan pesat sehingga kebutuhan zat besi juga meningkat.

“Remaja putri yang mengalami Haid akan kehilangan darah setiap bulannya sehingga membutuhkan zat besi dua kali lipat saat haid.

Selain itu, faktor diet yang keliru untuk menurunkan berat badan dengan mengurangi asupan protein hewani yang dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin darah sehingga ini juga berdampak pada gizi yang seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan.

Oleh sebab itu dikesempatan ini juga saya ingin megajak kalian untuk selalu makan makanan yang sehat, beragam bergizi dan aman dikonsumsi. Selain itu harus banyak makan ikan, karena ikan mengandung protein yang sangat baik bagi tumbuh kembang tubuh kalian dan kandungan omega 3 yang sangat berguna bagi pertumbuhan otak. sehingga anak-anak yang suka makan ikan pastiya sehat, kuat dan cerdas,” jelasnya.

Ia menambahkan, ditahun 2045 merupakan momentum bersejarah, karena indonesia akan genap berusia 100 tahun.

Di usia 1 abad bangsa Indonesia, salah satunya tujuan dan harapan bangsa ini adalah untuk mewujudkan generasi muda yang cerdas, inovatif, transformatif dan unggul di segala bidang, pejuang tangguh

“Anak anak harus tahu bahwa dengan tablet tambah darah kita dapat mencegah anemia, menjaga kemampuan berpikir, menjaga daya tahan tubuh, menunjang fase tumbuh kembang, menambah kebutuhan zat besi, dan untuk investasi kesehatan jangka panjang,”ujarnya

Selain itu, salah satu indikator penting untuk penurunan stunting adalah kadar Hemoglobin, karena stunting seringkali terkait dengan anemia, dimana seorang ibu hamil yang mengalami anemia pastinya mengalami masalah pada gizi dan ini berdampak tidak baik bagi pertumbuhan dan perkembangan janin sehingga anaknya akan terlahir dengan kondisi stunting.

Dijelaskan, stunting itu sendiri adalah gangguan pertumbuhan dan petkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis pada 1000 hari pertama.

“1000 Pertama kehidupan artinya mulai dari seorang ibu dinyatakan mengandung dan sampai anak berusia 2 tahun. Ketika anak sudah stunting tentunya berdampak buruk bagi tumbuh kembangnya, anak akan mudah sakit sakitan bahkan mengakibatkan kematian dikarenakan adanya penyakit penyerta,” ujarnya.

Ia menjelaskan pula, stunting juga berpengaruh buruk bagi kecerdasan anak, dimana anak yang stunting pertumbuhan otaknya juga terganggu sehingga menyebabkan kebodohan pada anak.

Wattimena mengajak semua kepala sekolah, guru dan para siswi untuk bersama mendukung gerakan ini, dengan mengkonsumsi tablet tambah darah secara teratur sesuai petunjuk yang diberikan dan tetap menjaga kebersihan dan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 13 Ambon, Yandiana T. Plating, S.Si pada kesempatan itu menyampaikan, kesehatan anak adalah hal penting yang menjadi perhatian lembaga pendidikan yang dipimpinnya.

Persoalan Stunting juga merupakan salah satu masalah yang perlu diperangi secara bersama karena Stunting dapat berdampak serius pada pertumbuhan dan perkembangan otak anak.

Untuk itu lewat kegiatan ini, mari secara bersama kita dukung dan sukseskan Launching Aksi bergizi Gerakan Remaja Putri (Gemari) Bersama di hari Senin (Bersemi) Minum Tablet Tambah Darah (TTD) Bagi SMP Se-Kecamatan Teluk Ambon Baguala kota Ambon.

Spread the love
error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!
X