Aksi Damai Tanpa Anarkis, Menujukan Masyarakat Berintelektual dan Beradap
"Masyarakat sudah muak terhadap Pemerintan maupun instansi yang dianggap sebagai pengayom masyarakat, namun kenyataan kebalik, bukan mengayom tapi menindas dan sebagainya, membuat masyarakat mulai ngamuk," ujar Wakil Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) sekaligus Ketua Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Steven Izaac Risakotta, dalam rilis yang diterima Redaksi ambontoday. com, Senin, (1/9/2025). menegaskan bahwa penyampaian aspirasi adalah hak warga negara yang dijamin konstitusi.
Namun, ia mengingatkan bahwa aksi massa harus tetap dilakukan dengan damai, beradab, dan tidak merusak fasilitas umum yang menjadi milik bersama. Steven menilai bahwa demokrasi Indonesia saat ini sudah seharusnya menunjukkan kedewasaan, di mana kritik dan aspirasi dapat disampaikan secara konstruktif tanpa harus menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas. โMencari perubahan bukan berarti harus dengan kerusakan.
Aksi harus beradab; suarakan aspirasi, jangan hancurkan fasilitas umum yang jadi milik bersama. Demokrasi kita seharusnya menunjukkan kematangan, bukan kerusuhan,โ ungkap Steven Steven lelaki berdarah Maluku itu, mengingatkan bahwa bagi seluruh masyarakat yang akan melakukan aksi agar fasilitas publik yang dibangun dengan uang rakyat, harus dijaka, karena merusaknya sama saja merugikan kepentingan bersama. Ia menegaskan bahwa gerakan perubahan yang sejati adalah gerakan yang membawa manfaat, bukan yang meninggalkan jejak kehancuran. Steven pengacara mudah dermawan itu juga mendorong generasi muda untuk menjadi teladan dalam menyampaikan gagasan progresif dengan cara yang santun, terukur, dan memberi solusi.
Menurutnya, aksi damai justru memiliki legitimasi moral yang lebih kuat dibandingkan aksi destruktif. โAspirasi harus disampaikan dengan cara yang memperkuat demokrasi, bukan melemahkannya,โ pesan Steven. Merujuk dari hidup damai itu indah, dengan sikap demikian, Steven berharap gerakan demokrasi di Indonesia dapat tumbuh semakin matang, menjadi sarana memperkuat persatuan bangsa, sekaligus wadah yang efektif dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, dalam suatu kedalam yang hakiki, maka kepuasan melayani dan dilayani itu dapat.
"Semoga Negara Republik Indonesia (NRI) selalu nyaman, aman, dan damai, yang selalu, karena saysampaiakan jika, hal-hal tadik kita rasakan itu sangat baik, maka dari itu saya berharap intelektual kita dipakai dalam bertindak, rasa memiliki menciptakan keharmonisan, ingat damai itu Indah, damai itu membawa berkah," tutupnya. (AT/BT)
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Kabut Asap Lumpuhkan Aktivitas Ekonomi, Syaiful Chaniago Desak Kapolda Maluku Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Hutan
3 days ago
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
2 months ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
2 months ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Lapas Perempuan Kelas III Ambon Usulkan Warga Binaan Terima Remisi Umum menjelang HUT RI Ke 79
Kunker RI 1 ke Tanimbar, Ketua DPRD KKT Apresiasi Kerja Murad Ismail
Kasus Pencurian Obat dan Kasus B3 Mandek di Kejari Buru
Ketua GAMKI Ambon: Jabatan Organisasi Bukan untuk Kedudukan, Tapi untuk Melayani
Pertamina Himbau Warga Ambon Tak Perlu Panik Dengan Kebakaran Mobil di SPBU