Apa Benar 98 Pasien Covid-19 KKT Disweb, Rakyat Kembali Ditipu
Dikabarkan 98 Pasien Covid-19 dinyatakan sembuh total setelah dua kali pengambilan spesimen lendir menggunakan sweb, dengan diperiksa mengunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dibalai teknik kesehatan lingkungan dan pengendalian penyakit (BTKL-PP) kelas II Ambon, hasilnya menunjukan negatif Kondisi ini dibenarkan dengan pernyataan oleh Ketua satuan gustu Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul selang di Ambon, Jumat (4/12/2020), dalam relis yang diterbitkan oleh beberapa media lokal di kota Ambon. Pernyataan tersebut sangat berkontrafersi deng realita yang terjadi di Kabupaten berslogan KIDABELA ini, karena pasien yang dinyatakan sembuh hanya melakukan rapit tes, tidak pernah ada pasien yang melakukan sweb. Ketua LP-KPK cabang Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jhon Solmeda kepada ambontoday. com melalaui telepon selulernya, Senin (14/12/2020) di Saumlaki katakan "Saya bingung dengan pernyataan pa Kasrul sangat - sangat bertantangan dengan kondisi dan realita di Saumlaki, Karen yang terjadi sesuai pengakuan pasien, mereka hnaya di rapit tes, tidak Di sweb, bahkan sistim penanganan terhadap pasien sangat tidak manusiawi, pasien selama melakukan isolasi mandiri hanya diberi obat vitamin dua strib, lalu setelah empat belas hari mereka dirapit tes dan hasil nonreaktif" kata Solmeda.
Ia juga bingung, apakah pernyataan ketua satuan gustu provinsi yang sangat bertantangan dengan konteks di Saumlaki, maka yang mesti disalahakan siapa, pihak gustu KKT atau gustu provinsi Maluku. "Apa ini sistim kamoflase atau penipuan kepada masyarakat Maluku terlatih khusus masyarakat KKT" tanya ketua LP-KPK cabang KKT ini. Ia sangat berharap, kepada pihak gustu provinsi Maluku dan gustu KKT agar dalam sistim penanggulangan pasien Covid-19 mesti ditangani dengan hati yang jujur dan takut Tuhan.
"Saya kira, semua masyarakat ingin melakukan protokol kesehatan, namun saya menilai ketidak adanya kejujuran dari gustu dalam penanganan Covid-19 baik di bumi raja-raja maupun didaerah Duan Lolat, sehingga saya berharap pihak ada keseriusan dan keterbukaan Gustu dalam menangani seluruh pasien Covid-19 di daerah berslogan KIDABELA ini, mengingat tingkat terkonfirmasih pertanggal (14/12/2020) jumlah pasien terkonfirmasih melambung drastis menjadi 335 pasien" harap Solmeda. (AT/lamta)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
3 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
3 months ago
LPKA Ambon Perkuat Komitmen sebagai Lembaga Ramah Anak Melalui Pengukuran Standar LPKRA
3 months agoRekomendasi Untuk Anda
Polres Kepulauan Tanimbar Sentuni Masyarakat Desa Lorulun
Dipastikan Hari ini PJ. Sekda Aktif Berkantor
Wakil Uskup OCI Dorong Penguatan Moderasi Beragama dan Kolaborasi Lintas Sektor di Ambon
Pedagang Terminal Minta Kelonggaran Jam Jualan Jelang Nataru, Komisi II DPRD Ambon Siap Panghil Pemkot