Badan Karantina Indonesia Gelar Bincang Santai Pengelolaan Biji Pala
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari pusat yakni, Antarjo Dikin, Ph.
D, Pejabat Fungsional Analisis Perkarantinaan Ahli Utama Badan Karantina Indonesia, yang mengulas tentang pengalamannya mengunjungi petani Pala yang ada di Maluku khususnya di Pulau Seram.
Selama ini memang komoditi Pala di ekspor ke luar negeri, namun banyak pembeli yang datang ke petani untuk membeli hasil Pala dengan harga yang masih rendah, setelah itu mereka bawa ke luar Maluku dan diekspor ke negara luar dengan harga yang cukup tinggi, sehingga keuntungan itu kebanyakan di nikmati oleh pedagang di luar Maluku," jelas Antario. Inilah yang menyebabkan banyak petani Pala di Maluku yang tidak berkembang akibat kurangnya edukasi dan pengetahuan tentang produk Pala dan nilai jualnya. Untuk itu, peran pemerintah daerah juga semestinya lebih difokuskan lagi untuk peningkatan kapasitas produksi dan pengetahuan petani terhadap produk Pala itu sendiri, ucap Antario.
Pada kesempatan itu, awak media juga mempertanyakan tentang lalulintas ekspor komoditi Pala ke luar negeri yang belum bisa dilakukan secara langsung dari Maluku kota Ambon ke negara tujuan karena belum ada pihak ketiga yang berkompeten melakukan resstufing dan Pumigasi sebelum hasil Pala diberangkatkan ke negara tujuan. Terkait hal itu, Kepala Badan Karantina Indonesia Kelas I Ambon, Ir. Kostan, M.
M, menyampaikan, terkait pihak yang berkompeten melakukan Pumigasi terhadap hasil komoditi perkebunan yang akan di ekspor ke negara luar memang belum ada di Ambon. "Untuk pihak yang berkompeten melakukan Pumigasi serta resstufing komoditi yang akan di ekspor negara luar memang belum ada di Ambon. Namun, saat ini Badan Karantina Kelas I Ambon sudah memiliki tenaga atau petugas yang berkompeten melakukan Pumigasi.
Kita sudah ada tenaga yang terlatih untuk melakukan Pumigasi, hanya saja di Ambon belum ada pihak ketiga atau perusahaan yang melakukan hal itu. Kalau di Ambon ada pihak ketiga atau perusahaan yang mau membuka usaha seperti itu kami dari Badan Karantina Kelas I Ambon siap untuk mendukung dengan tenaga yang sudah memiliki kompetensi melakukan Pumigasi," jelas Kostan.
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
3 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Ismail, Ikapati Harus Bersinergi Dengan Pemerintah
Akan Dibuka Wabup Selsily, Turnamen Futsal Senyum Bipolo Cup Tetap Patuhi Prokes
Jasa Raharja dan Anggota IFG Kolaborasi Tingkatkan Potensi Alam dan Masyarakat Banda Neira
Pemda Tanimbar Bisu, Ribuan Warga Terancam Dijarah Algojo Korporasi Blok Masela