DPRD Gelar Paripurna HUT Provinsi Maluku ke- 78 di Masohi
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur G. Watubun didampingi Wakil Ketua Rasyad Effendy Latuconsina, Melkianus Sardekut dan Abdullah Azis Sangkala, dihadiri hampir seluruh Anggota DPRD Maluku. Ketua DPRD Maluku Benhur G.
Watubun dalam pidatonya menegaskan, Rapat Paripurna Dalam Rangka Memperingati HUT Provinsi Maluku ke- 78 di Kota Masohi memiliki makna strategis bagi DPRD Maluku, karena Malteng adalah salah satu kabupaten tertua di Maluku. Bahkan pernah dikunjungi Proklamator Indonesia, Presiden Soekarno. Ke depan, kata Watubun, Rapat Paripurna HUT Provinsi akan digilir ke kabupaten kota lain untuk memberikan warna baru, sekaligus melihat secara langsung kondisi dan realitas yang dihadapi oleh masyarakat.
βSebagai bentuk komitmen, kami melihat potret pembangunan kota-kota di Provinsi Maluku sejak berdirinya Provinsi ini, Maluku tengah adalah salah satu dari kabupaten tertua di Provinsi Maluku yang mendapat penghargaan pertama untuk menjadi tempat pelaksanaan Paripurna HUT provinsi ke- 78. Tentu secara bergilir kabupaten kota lain akan mendapat giliran yang sama dengan Kota Masohi,β kata Watubun. Dijelaskan, secara historis, Kota Masohi merupakan salah satu kota di Indonesia yang diresmikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir Soekarno pada tanggal 3 November 1957, ditandai dengan peletakan batu pertama dan penanaman pohon Waringin atau Beringin.
βBung Karno telah menegaskan sejak awal berdirinya kota ini bahwa ke depan Kota Masohi akan menjadi ibukota Provinsi Maluku karena seiring dengan waktu, daya dukung Kota Ambon akan menjadi beban akibat pembangunan dan pertambahan penduduk. Hal ini juga telah dilakukan riset secara ilmiah dan dipertanggungjawabkan secara akademis, bahwa perpindahan ibukota provinsi mutlak dilakukan sebagai konsekuensi dan tuntutan daya dukung Kota Ambon tidak lagi memadai,β ungkap Watubun. Terkait dengan HUT Provinsi, Watubun menggaris bawahi bahwa kemajuan yang sudah dicapai dalam berbagai bidang pembangunan merupakan buah dari kerja keras bersama, tetapi tidak serta merta harus berpuas diri.
βKita harus bijaksana melakukan evaluasi dan introspeksi terhadap berbagai kelemahan, mana yang harus diperbaiki di tahun-tahun mendatang,β ingat Watubun. Tak lupa, Watubun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Maluku, serta Bupati Walikota yang selalu berupaya meningkatkan akselerasi pembangunan di wilayahnya, sehingga memungkinkan rakyat Maluku dapat menikmati kemajuan pembangunan. βKami juga memberikan apresiasi atas sejumlah keberhasilan yang telah dicapai, dan diharapkan ke depan, akan terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Program-program daerah yang belum tercapai haruslah menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk bersama-sama bekerja keras,β tegas Watubun. Ia menegaskan, Maluku sebagai rumah bersama, harus mampu menaungi dan melindungi siapa pun di dalamnya dalam spirit hidup orang basudara yang sejati dan terjalin harmonis. (AT-009)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Buru Selatan Dapat Tambahan DAU Rp78,16 Miliar, Total Penyaluran KMK 198/2026 Capai Rp80,68 Miliar
3 weeks ago
Dua Laporan Polisi Warnai Polemik Pasar Kai Wait, MOANA LESNUSSA TAK CABUT LAPORAN, Kuasa Hukum Desak Pengusutan hingga Pansus DPRD Bekerja Objektif
1 month ago
Evans Alfons Tanggapi Barbara Joacqualine Imelda Alfons Mengenai Status Ahli Waris dan Putusan Pengadilan
1 month ago
Batu Badaun Legenda Kesetiaan Abadi dari Tanah Maluku
1 month agoRekomendasi Untuk Anda
HMI Mengoreksi 100 Hari Kerja Gubernur Dan Wakil Gubernur Maluku
Gagal Pertahankan Opini WTP, Janson Minta Pihak Berwajib Lirik Temuan BPK
LASKI Nusantara Fest 2026 Digelar di Ambon, Jadi Wadah Generasi Muda Kembangkan Seni Islami
Pemkab SBB Gelar Sosialisasi dan Lauching RTRW SIMTARU
Masyarakat Kei Besar Berterimakasih Kepada Tim kesehatan Bakti Sosial Operasi Katarak