AmbonToday
Menu Utama

HUT Ke-37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Semangat Kebersamaan dan Pendidikan Inklusif

O

Oleh: Olvi

Thursday, 10 September 2026 | 05:10 WIT

Bagikan:
HUT Ke-37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Semangat Kebersamaan dan Pendidikan Inklusif

Ambon today. com_AMBON β€” Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35, SD Negeri 75 Passo menggelar berbagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat pendidikan inklusif.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan, di antaranya Rangking 1 untuk para guru, lomba cerdas cermat, serta lomba Dance Ambon Manise. Selain itu, pihak sekolah juga melaksanakan kegiatan bakti sosial dan berbagi kasih dengan mengunjungi Panti Wreda di Passo.

Kepala SD Negeri 75 Passo, Kristianti, D.

Pd, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah mempererat kebersamaan antara guru dan siswa sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

β€œSemua dewan guru dan siswa ikut berbagi kasih. Kami datang ke panti, menghibur bapak dan ibu yang ada di sana, kemudian setelah kegiatan kami kembali ke sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, usia 35 tahun memiliki makna yang luas bagi perkembangan sekolah. Bertambahnya usia diharapkan membuat seluruh warga sekolah semakin matang, dewasa, serta memiliki semangat yang lebih besar untuk belajar dan memajukan sekolah.

Ia menambahkan, SD Negeri 75 Passo juga terus mendorong prestasi siswa.

Dalam sejumlah perlombaan, sekolah berhasil meraih prestasi, termasuk juara renang tingkat Kota Ambon serta juara dalam lomba permainan tradisional yang ditandai dengan perolehan piagam penghargaan, piala, dan hadiah.

Selain prestasi akademik dan nonakademik, SD Negeri 75 Passo juga dikenal sebagai sekolah yang menerapkan pendidikan inklusif dengan menerima peserta didik berkebutuhan khusus sesuai kemampuan sekolah.

Kristianti menegaskan, para guru berupaya memberikan pelayanan pendidikan dengan tulus dan ikhlas kepada seluruh siswa tanpa membeda-bedakan kondisi mereka.

β€œKarena kami sekolah inklusif, kami menerima siswa berkebutuhan khusus semampu sekolah. Guru-guru melayani dengan sukacita dan ikhlas,” katanya.

Dalam proses pembelajaran, guru menyesuaikan metode dengan kebutuhan masing-masing peserta didik. Bagi siswa yang membutuhkan pendampingan lebih, pembelajaran dapat dilakukan melalui aktivitas seperti permainan, mewarnai, maupun kegiatan olahraga sebelum kembali mengikuti pembelajaran di kelas.

Menurut Kristianti, sejumlah siswa berkebutuhan khusus juga menunjukkan kemampuan yang sangat baik dalam mengikuti pembelajaran.

Karena itu, sekolah berusaha memberikan kesempatan yang sama agar mereka dapat berkembang sesuai potensi masing-masing.

Ia mengakui, pendidikan inklusif memiliki tantangan tersendiri karena sekolah tidak memiliki guru khusus pendidikan luar biasa. Namun, para guru terus belajar dan bertukar pengalaman mengenai metode yang tepat dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus.

Pihak sekolah juga mendapat dukungan dari pemerintah melalui bantuan sosial, salah satunya berupa kursi roda bagi peserta didik yang membutuhkan.

β€œYang penting tulus dan ikhlas. Kami berusaha menerima dan memberikan pembelajaran sebaik mungkin sesuai kemampuan sekolah,” tutur Kristianti.

Memasuki usia ke-35, SD Negeri 75 Passo berharap dapat terus berkembang, meningkatkan prestasi, serta menjadi sekolah yang mampu memberikan ruang belajar yang aman, setara, dan ramah bagi seluruh peserta didik.

Rangkaian peringatan HUT ke-35 tersebut sekaligus menjadi momentum bagi seluruh warga SD Negeri 75 Passo untuk memperkuat kebersamaan dan meneguhkan komitmen dalam memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus.( O. l )

πŸ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

πŸ’¬ 0 Komentar

πŸ“­ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!