Kemiskinan dan Penganggaran Turun, Jadi Sorotan Pertanggungjawaban APBD Ambon 2025
Menurut Wattimena, laporan keuangan Pemerintah Kota Ambon telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Maluku. Hasil audit yang diterima pada 4 Juni 2026 menunjukkan pengelolaan keuangan daerah dilaksanakan secara tertib, transparan, efektif, efisien, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia menjelaskan, APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi fondasi awal pelaksanaan RPJMD Kota Ambon 2025–2030 dengan visi "Ambon Manise yang Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan." Melalui 17 program prioritas, Pemerintah Kota Ambon mengarahkan pembangunan pada peningkatan kualitas pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kreatif, pengembangan sektor pariwisata, serta percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengurangan pengangguran. "Pencapaian ini menjadi indikator awal bahwa arah pembangunan Kota Ambon mulai menunjukkan hasil yang positif dan diharapkan terus berlanjut dalam mendukung kesejahteraan masyarakat," ujar Wattimena. Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 selanjutnya akan dibahas bersama DPRD Kota Ambon sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.( O. l )
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
DPRD Ambon Desak Percepatan Pelantikan Raja Definitif di Sembilan Negeri Adat
1 month ago
DPRD Ambon Apresiasi Raihan WTP, Siapkan Pansus Bahas LHP BPK
2 months ago
Jelang Ramadhan, Komisi II DPRD Ambon Pastikan Stok Pangan Aman
6 months ago
Komisi I DPRD Ambon Fasilitasi 19 Poin Keluhan Warga Dusun Mahia, Evaluasi Kepala Dusun Diberi Waktu Sepekan
6 months agoRekomendasi Untuk Anda
Consulate Amerika Temu Jurnalis di Ambon Jelang Konser Ashley Campbell
Waspada Potensi Cuaca Buruk Di Wilayah Maluku
Tingkatkan Kualitas dan Mutu Terbaik, Ekles Clinic Ambon Open House Diskon 50 Persen
5 Karakteristik Unik Orang yang Langsung Hapus Email Usai Membaca, Menurut Ilmu Psikologi
Peran Kader Posyandu di Kudamati Paling Baik, PKK Harus Jadi Motivator