Lahan Hijau Kayu Putih Terancam Akibat Aktivitas Tambang Emas Ilegal
Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai hamparan hijau penghasil minyak kayu putih kini mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan. Bukaan lahan baru, pengupasan tanah, serta aktivitas pertambangan yang diduga berlangsung tanpa memperhatikan aspek lingkungan disebut telah mengancam keberlangsungan vegetasi alami yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Masyarakat menilai maraknya aktivitas tambang emas ilegal tidak hanya berpotensi merusak ekosistem, tetapi juga dapat mengganggu keseimbangan lingkungan dalam jangka panjang.
Pohon-pohon kayu putih yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga terancam berkurang akibat ekspansi area pertambangan yang terus meluas. Kerusakan tutupan lahan berpotensi memicu erosi, sedimentasi sungai, hingga menurunkan kualitas lingkungan hidup di sekitar kawasan Gunung Nona. Jika tidak dikendalikan, dampak yang ditimbulkan bukan hanya dirasakan hari ini, tetapi juga akan diwariskan kepada generasi mendatang.
Masyarakat berharap pemerintah, aparat penegak hukum, serta instansi terkait dapat mengambil langkah tegas untuk melakukan pengawasan dan penertiban terhadap aktivitas pertambangan yang melanggar aturan. Upaya penyelamatan kawasan hijau dan perlindungan sumber daya alam dinilai menjadi tanggung jawab bersama demi menjaga kelestarian lingkungan Pulau Buru. Gunung Nona bukan hanya lokasi tambang.
Gunung Nona adalah bagian dari warisan alam yang harus dijaga. "Selamatkan Hutan Kayu Putih, Selamatkan Masa Depan Pulau Buru" STOP TAMBANG ILEGAL LINDUNGI LINGKUNGAN JAGA WARISAN ALAM UNTUK GENERASI MENDATANG
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Rekomendasi Untuk Anda
Telkomsel Hadirkan Paket Bundling Terbaik Layanan Lionsgate PlayΒ
HMPDS Desak Bupati Copot Pejabat Desa Siwatlahin: Dana Cair, Pembangunan Mandek
Semarak HUT ke-81 RI, SD Negeri 257 Suli Gelar Sembilan Mata Lomba Libatkan Siswa Kelas 1-6
DPRD Maluku Apresiasi Opening Turnamen Piala Panglima TNI
Terkesan Tidak Profesional, Bawaslu BurseL Lantik Tim Sukses Sebagai Panwascam