Pecahkan Rekor MURI, Pemprov Maluku Gandeng TP PKK Sajikan 521 Menu Olahan Sagu
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Ambon, Sabtu (20/8/2022) ini turut dihadiri Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetya, Ketua TP PKK Maluku, Widya Pratiwi Murad, Wakil Gubernur Maluku Utara, Forkopimda Maluku, Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno, Anggota DPD, DPR RI dapil Maluku, Bupati/Walikota se-Maluku serta pengurus TP PKK Kabupate /kota se-Maluku. Dalam sambutannya, Gubernur Murad Ismail mengatakan, Provinsi Maluku dengan pertambahan penduduk rata-rata per tahun sekitar 2% membutuhkan pangan yang cukup, bergizi, dan beragam, sehingga kita dituntut untuk menyediakan pangan dengan kalori dan protein dalam jumlah yang cukup besar dimana tantangan utamanya adalah seberapa mampu kita menyediakannya dari sumber daya sendiri. โInilah ujian sesungguhnya dari kemandirian pangan yang kita ingin capai, sehingga keragaman pangan lokal memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya meningkatkan perbaikan gizi serta untuk mendapatkan manusia yang berkualitas,โ kata Gubernur.
Dikatakan, konsumsi pangan masyarakat hingga saat ini masih terfokus khususnya terhadap beras, padahal ketersediaan pangan sumber karbohidrat tidak hanya berasal dari beras, namun juga dari sagu dan umbi-umbian lainnya. Untuk itu, sudah saatnya, menjadikan sagu sebagai primadona keunggulan komparatif dan kompetitif, maka sudah saatnya mengembangkan diversifikasi pangan lokal sagu. โSaya berharap melalui kegiatan pemecahan rekor MURI olahan pangan terbanyak sekitar 500 makanan olahan yang disajikan TP PKK Provinsi Maluku memiliki nilai strategis, sehingga diharapkan mampu menyediakan akses pangan sumber karbohidrat secara mudah bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah melalui peran UMKM pegiat pangan lokal khusus berbahan dasar sagu,โ ujarnya. pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Ketua TP PKK Provinsi Maluku beserta jajarannya yang telah berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan ini.
โSaya kagum dan bangga bahwa dengan kemampuan ibu-ibu di Maluku terkhusus TP PKK dan semua pihak yang mendukung kegiatan ini dalam berinovasi guna mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan di Maluku yang dapat dimulai dari keluarga, kampung dan negeri kita masing-masing. Dirinya menilai, acara rekor MURI yang dilaksanakan ini merupakan momentum penting guna menyatakan kemerdekaan dan kedaulatan pangan di Maluku, bahwa kita orang Maluku bangga memiliki sagu sebagai pangan lokal sumber karbohidrat yang lezat dan sehat, sehingga sagu dapat menjadi komoditas unggulan pangan lokal di Maluku pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Sagu bukan hanya pangan kita, tapi juga identitas budaya yang keberadaannya patut kita jaga dan lestarikan.
โAkhirnya beta mau bilang (sampaikan), โkanyang (kenyang) seng (tidak) harus deng (dengan) nasi, sehat deng pangan lokalโ Beta (saya) suka sagu, ale (kamu) jua (juga) suka sagu, katong (kita) samua paling suka makan saguโฆ dengan sagu mari katong (kita) menyapa indonesia, dengan sagu mari katong (kita) menyapa dunia,โ tandas Gubernur. Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetya dalam sambutannya mengatakan, sagu memiliki potensi yang sangat luar biasa untuk menjadi sumber pangan alternatif bagi masyarakat Indonesia yang memenuhi kaidah beragam, bergizi , seimbang dan aman. โKetersediaan lahan tanaman sagu yang masih sangat luas, teknologi pengolahan yang mulai berkembang serta peluang pasar yang masih terbuka di dalam maupun di luar negeri, sehingga ini merupakan potensi yang harus dikembangkan bersama,โ ajak Arief.
Selain itu, sebut dia, dari nilai gizi, kandungan energi dalam setiap 100 gram pati sagu sebesar 350 kalori yang setara dengan kalori tapioca gandum dan beras. Ia juga mengatakan, sagu dan ikan yang merupakan potensi andalan di wilayah Maluku, jika dikombinasikan akan menjadi komposisi yang ideal untuk penanganan masalah gizi dan stunting di wilayah ini. โOleh karena itu, promosi dan edukasi secara masif untuk merubah mindset pola konsumsi pangan masyarakat serta penguatan UMKM pangan berbasis sagu perlu terus didorong,โ imbaunya. (AT-009)
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin Tumbangย
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
3 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
3 months ago
LPKA Ambon Perkuat Komitmen sebagai Lembaga Ramah Anak Melalui Pengukuran Standar LPKRA
3 months agoRekomendasi Untuk Anda
Siamiloy Kecam Pemberian Hibah Lahan Milik Pemda MBD Kepada Leunupun Oleh Mantan Bupati Barnabas Orno
Polres Bursel Lakukan Aksi Peduli Lingkungan
Pertimbangan Hakim Keliru, Alfons Bakal Ajukan PK
Simak ini Giat Pra Operasi Sandi Antik Salawaku 2023 Polres Tanimbar
Penanganan Covid-19 Jangan Dipolotisir Karna Keselamatan Rakayat Itu Terpentingย