Pelayanan PT. PDSA Mengecewakan
PDSA) Ambon sangat mengecewakan warga pelanggan air bersih di kota ini. Informasi yang diperoleh, sejak awal tahun 2023 pendistribusian air bersih untuk warga, terutama di wilayah Karangpanjang – Waihoka hingga Ahuru, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon dibuat ‘asal suka’ oleh pihak perusahaan tersebut. Pasalnya, pendistribusian air bersih ini disebut-sebut hanya dilakukan sekali dalam seminggu.
“Buktinya, hal ini terjadi pada warga saya yang pakai air bersih dari PT. PDSA Ambon,” lapor Ketua RT.01/003, Kelurahan Waihoka, Adolof Latuharhari kepada awak media di kediamannya, Rabu (8/3/2023). Dirinya mengaku, warga di wilayah itu jengkel lantaran air bersih yang didistrbusikan hanya memakan waktu sekitar satu jam saja.
Itu pun air didistribusikan pada malam hari antara pukul 22.00 hingga 23.00 wit. “Bagaimana kami tidak kesal, air yang mengalir terbatas dan jalanya juga kecil sekali. Kalau kondisinya terus seperti itu.
Lalu kami mau masak, minum dan mandi pakai apa?,” tandas Latuharhari. Ketua RT mengaku, persoalan ini sudah dilaporkan berulang kali ke pihak PT. PDSA yang berlokasi di Karpan, tetapi tak satupun digubris.
Padahal, kata dia, PT. PDSA selalu mengancam akan memutus aliran air bersih ke setiap pelanggan bila rekening air tiap bulan telat dibayar. “Ini kan namanya tak fair.
Mereka tuntut lebih dari pelanggan padahal sebaliknya mereka tak layani dengan baik. Lalu dimana perlindungan terhadap konsumen,” papanya. Ditambahkan, bukan saja persoalan air yang tak sesuai harapan yang dilaporkan, tetapi persoalan kerusakan sejumah ruas pipa termasuk melaporkan pendaftaran sebagai pelanggan baru ke PT.
PDSA sudah dilayangkan bertahun-tahun lamanya tetapi tidak ditanggapi sama sekali. Untuk itu, dia meminta sekali lagi kepada pihak pengelola PT. PDSA dapat menyikapi persoalan yang satu ini, sebab baginya, air merupakan sumber hidup manusia yang paling utama sehingga hal ini perlu disikapi dengan baik.
Sementara itu, pihak PT. PDSA belum memberikan komentar resmi ketika dikonfirmasi menyangkut persoalan air bersih yang dikeluhkan warga setempat. “Saya tak bisa komentar, karena pimpinan kami masih keluar daerah.
Nanti baru saya kontak bila pimpinan kami sudah kembali, karena beliau saja yang bisa memberikan komentar terkait persoalan tersebut,” tandas Jefri Riri, salah satu staf PT. PDSA.
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Waspada Fenomena EL NINO, Pemerintah Kota Tual dan Basarnas Ambon Distribusikan Logistik ke beberapa Pulau yang Dilanda Kekeringan Air
1 month ago
Toisutta Tegaskan OPD Tuntaskan Temuan Keuangan, Roumuty Terima Kalpataru Lestari
4 months ago
DLHP Ambon Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Kebersamaan Pegawai di Bulan Ramadhan
7 months ago
7 Kebakaran Hutan Paling Mengerikan di Dunia
1 year agoRekomendasi Untuk Anda
Skandal Video Asusila: Polda Maluku Didesak Nonaktifkan Bripda Charles, Publik Pertanyakan Komitmen Hukum
Sekda Bursel Melepas 174 Mahasiswa KKN Iqra Buru
SERALURIN PEMBOHONG ATAU BUPATI KKT
Baksos Kemenkeu Satu Maluku Hadirkan Nilai Kebersamaan
DPRD Bursel Serahkan Rekomendasi Dua Pansus ke Polres, Dorong Penegakan Hukum oleh APH