Pidato Terakhir RL Jelang HUT Kota Ambon
βPandemi juga membuat anak-anak tidak dapat belajar tatap muka, banyak karyawan di PHK dan kehilangan mata pencaharian, banyak pengusaha menghentikan usahanya dan kehidupan masyarakat semakin sulit. Tapi apapun keadaannya, jangan hilang harapan, percaya, pandemi ini pasti berlalu,β kata dia. Sesuai data Tim Gugus Tugas Kota Ambon, terhitung sampai Tanggal 2 September 2021, jumlah warga Kota Ambon yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 8.807 orang, dengan angka kesembuhan 97,49 persen atau 8.586 orang.
Sementara 57 orang dalam perawatan, dan 164 orang meninggal. Baik warga maupun tenaga medis. βDalam lembaran sejarah Kota ini, situasi sulit pernah kita lalui, dua dekade saat Kota ini dilanda konflik bernuansa SARA, saat itu, para Ahli berpendapat, mustahil Ambon bisa kembali.
Namun atas pertolongan Tuhan, Ambon dapat kembali dari keterpurukan, bahkan lebih tinggi dan dikenal dunia bukan karena konflik,βtuturnya. Dirinya percaya, kota ini akan bangkit lagi semakin kuat dan semakin tangguh dalam menghadapi tantangan ke depan. Selain itu, Kota Ambon diusia 446 ditengah pandemi saat ini, telah merubah perilaku hidup masyarakat, yakni diantaranya, muncul gaya hidup baru yang mana melakukan segala aktifitas dari rumah.
Dan kebutuhan masyarakat berubah, yaitu aktualisasi diri ke dasar piramida, makan dan kesehatan. Dan lainnya yang dilakukan masyarakat semasa pandemi. βSelain itu, advokasi meniru masyarakat dalam meningkatkan kesadaran untuk melakukan vaksin cukup tinggi, sampai 4 September, 60,9 persen warga Kota Ambon yang telah divaksin,βujarnya.
Ia berkata, berdampak pada perekonomian secara nasional, termasuk Kota Ambon. Tahun 2020, perekonomian Kota Ambon mengalami tekanan. Pertumbuhannya mengalami kontraksi dan hanya bertumbuh -1,95 persen.
Meski demikian, tekanan covid tidak berpengaruh pada laju inflasi yang masih terkendali, tercatat 2020 sebesar 0,06 persen, ini lebih rendah dibandingkan 2019 yang mencapai 2,06 persen. βDalam situasi ini, Pemerintah tidak diam. Pemkot terus mendistribusikan bantuan program keluarga harapan bagi 7.014 keluarga penerima manfaat.
Program Sembako 5.535 keluarga, bantuan sosial tunai bagi 7.822 keluarga penerima manfaat. Dan BLT kepada 4.502 keluarga penerima manfaat,βjelasnya. Dia menambahkan, selain itu, indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Ambon meningkat sebesar 80,84.
Angkah ini meningkat dibandingkan 2019 80,81. βAngka 2020 menurut BPS masuk dalam kualifikasi sangat tinggi. Dengan angka harapan hidup mencapai 70,38 Tahun,βujarnya. (AT-009)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
3 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Dandim 1507 Saumlaki Gandeng Pemda dan Instansi Terkait, Bentuk Pos Bencana
Telkomsel Hadirkan ilmupedia E-Learning Session Untuk Kemudahan Belajar Online
Walikota Buka MTQ Ke-20 Tingkat Kota Ambon Tahun 2021
Komisi I DPRD Kota Ambon Mediasi Sengketa Lahan Negeri Halong dan Kodaeral IX