AmbonToday
Menu Utama

Rimaniar Julindra: Perlindungan Perempuan dan Anak Harus Diwujudkan Lewat Kebijakan

O

Oleh: Olvi

Thursday, 5 November 2026 | 09:43 WIT

Rimaniar  Julindra: Perlindungan Perempuan dan Anak Harus Diwujudkan Lewat Kebijakan

Ambon today. com_AMBON — Anggota DPRD Provinsi Maluku Komisi IV dari Fraksi NasDem sekaligus Sekretaris Wilayah (Sekwil) NasDem Maluku, Rimaniar Julindra, menegaskan perlindungan terhadap perempuan dan anak tidak boleh berhenti pada wacana, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan dan regulasi yang memberikan perlindungan nyata.

Pernyataan itu disampaikan Remaniar saat menjadi pemateri dalam Dialog Publik yang digelar KOHATI HMI Cabang Ambon dengan tema “Perempuan, Anak dan Masa Depan Maluku: Dari Kepedulian Menuju Perubahan, Merawat Perempuan, Menjaga Anak, Membangun Peradaban Ambon.”

Remaniar mengapresiasi KOHATI HMI Cabang Ambon yang telah menghadirkan ruang diskusi bagi perempuan untuk bertukar gagasan sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya memperjuangkan hak perempuan dan anak.

Menurutnya, sebagai anggota DPRD Komisi IV, dirinya siap membawa berbagai persoalan perempuan dan anak ke ruang legislatif. Ia juga mendorong agar Peraturan Daerah (Perda) tidak hanya menjadi produk hukum di atas kertas, tetapi benar-benar diterapkan sebagai instrumen perlindungan masyarakat.

“Perda bukan sekadar Perda. Aturan harus benar-benar dijalankan dan menjadi instrumen perlindungan. Hak perempuan wajib dihormati dan diperjuangkan tanpa diskriminasi,” tegas Rimaniar.

Ia juga mengajak kader KOHATI HMI Cabang Ambon untuk berani menyuarakan kepentingan perempuan hingga ke ruang-ruang strategis organisasi, termasuk dalam forum Kongres HMI.

Remaniar menilai, perjuangan terhadap perlindungan perempuan dan anak harus menjadi gerakan bersama dan tidak berhenti setelah dialog publik berakhir.

“Jangan sampai masih ada anak yang ditelantarkan, dibuang, kehilangan hak-haknya, atau perempuan yang terus mengalami diskriminasi. Kita harus hadir dan memperjuangkan perubahan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan masa depan Maluku tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari keberanian menghadirkan keadilan, melindungi perempuan, serta menjamin masa depan anak.

“Perempuan bukan untuk dibungkam, anak bukan untuk diabaikan. Keduanya adalah fondasi peradaban Maluku.”( O. l )

πŸ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

πŸ’¬ 0 Komentar

πŸ“­ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!

Topik Terkait: Berita AmbonToday