AmbonToday
Menu Utama

Antisipasi Dampak Kekeringan, BPBD Maluku Salurkan 15.500 Liter Air Bersih untuk Warga Ambon

M

Oleh: Mozes

Saturday, 7 November 2026 | 01:41 WIT

Antisipasi Dampak Kekeringan, BPBD Maluku Salurkan 15.500 Liter Air Bersih untuk Warga Ambon

‎Ambontoday. com, Ambon,- Antisipasi dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kota Ambon, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak.

‎

‎Dalam dua hari pelaksanaan, yakni 5–6 November 2026, BPBD Provinsi Maluku telah mendistribusikan sebanyak 15.500 liter air bersih ke sejumlah lokasi di Kecamatan Sirimau dan Kecamatan Nusaniwe.

‎

‎Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Maluku, Sandhy H. Luhulima, SP., M. Si., dalam laporannya kepada Gubernur Maluku, Jumat (6/11/2026), menyampaikan bahwa distribusi air bersih tersebut merupakan langkah tanggap darurat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kekeringan.

‎

‎Menurut Luhulima, pada hari pertama, Kamis (5/11/2026), BPBD menyalurkan sebanyak 7.500 liter air bersih di dua lokasi. Masing-masing 4.000 liter untuk warga Kanawa, Desa Batu Merah, RT 007/RW 018, Kecamatan Sirimau, serta 3.500 liter bagi warga Kesia Kudamati, RT 004/RW 003, Kecamatan Nusaniwe.

‎

‎Selanjutnya, pada hari kedua, Jumat (6/11/2026), distribusi kembali dilakukan di kawasan Perumtel Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe. Sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga di RT 008/RW 07 dan RT 007/RW 07.

‎

‎Dari total distribusi tersebut, sebanyak 7.800 liter disalurkan kepada warga RT 008/RW 07 dan 200 liter untuk warga RT 007/RW 07.

‎

‎Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons BPBD Provinsi Maluku terhadap kesulitan masyarakat dalam memperoleh air bersih akibat kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah kawasan Kota Ambon, ungkap Luhulima.

‎

‎BPBD Provinsi Maluku terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih, tetap terpenuhi melalui langkah penanganan dan koordinasi di lapangan.

‎

‎Distribusi air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mengurangi risiko krisis air bersih apabila kondisi kekeringan masih berlanjut, harapnya.

‎

‎Pemerintah Provinsi Maluku melalui BPBD juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan segera melaporkan kepada pihak terkait apabila mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.(Diskominfo Maluku/AT) 

πŸ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

πŸ’¬ 0 Komentar

πŸ“­ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!