BI Ajak Jurnalis Maluku Kunjungi Peruri
Diketahui, PERURI adalah satu-satunya perusahaan yang mampu dan diberi wewenang oleh Bank Indonesia (BI) untuk mencetak uang kertas asli, logam rupiah dan dokumen penting lainnya milik negara. Berkunjung ke Perum PERURI, tidak sembarangan orang bisa, karena harus mendapat ijin khusus oleh Bank Indonesia. Sebelum memasuki areal pencetakan uang, para Jurnalis diberi pengarahan singkat oleh Kepala Strategic Bussiness Unit Uang RI, Fadel, Analis Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Reinaldy Akbar Ariesha dan Deputi Direktur Divisi Perumusan dan Implementasi KEKDA Kantor Perwakilan BI Bali, Andy Setyo Biwado. "Suatu kehormatan bagi kami menerima Wartawan disini, kami berharap, ini dapat diinformasikan ke masyarakat, tentang bagaimana uang diproduksi sesuai permintaan,"ujar Fadel.
Sementara Analis Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Reinaldy Akbar Ariesha juga memaparkan terkait bagaimana masyarakat, sebaga pengguna uang, dapat lebih bijaksana dalam penggunaan dan penyimpanannya, dan segera tukarkan, jika terdapat uang-uang kertas, yang sudah lusuh/rusak ke BI, agar uang yang beredar di masyarakat, adalah uang baru. "Hati-hati juga dwngan uang palsu, kqlqu ada yang menemukan, segera dilaporkan, baik ke BI maupun ke pihak kepolisian, untuk ditindaklanjut,"pintanya. Sementara itu, Deputi Direktur Divisi Perumusan dan Implementasi KEKDA Kantor Perwakilan BI Bali, Andy Setyo Biwado, mewakili Bali dan juga Maluku menambahkan, bahwa keterlibatan Jurnalis dalam momen ini, untuk bisa menyampaikan ke publik, seluas-luasnya, bagaimana uang ini diproses.
Saat memasuki areal pencetakan, para pengunjung tidak diperbolehkan membawa benda apapun yang bisa untuk merekam dan memotret. Selain benda itu, uang pecahan berapapun, baik dalam kantong/saku maupun dompet, juga tidak bole dibawah. Ini tentu menjadi momen langkah dan sejarah tersendiri bagi 17 Jurnalis asal Maluku dan juga 30 Jurnalis dari Bali, yang ternyata juga melakukan kunjungan yang sama ke Perum PERARI yang berdiri di lahan seluas 140 hektare itu. (AT-009)
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Ekspor Produk Perikanan Riau Dari Instalasi Yang “OK”
1 month ago
Buru Selatan Dapat Tambahan DAU Rp78,16 Miliar, Total Penyaluran KMK 198/2026 Capai Rp80,68 Miliar
2 months ago
Dua Laporan Polisi Warnai Polemik Pasar Kai Wait, MOANA LESNUSSA TAK CABUT LAPORAN, Kuasa Hukum Desak Pengusutan hingga Pansus DPRD Bekerja Objektif
2 months ago
Evans Alfons Tanggapi Barbara Joacqualine Imelda Alfons Mengenai Status Ahli Waris dan Putusan Pengadilan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Yang Utama Cara Bersiap Menghadapi Prediksi Gempa Megathrust?
Pemkot Bagi Ikan Gratis Kepada 100 KK Kurang Mampu
Pelestarian Teripang, Hewan Unik dari Kepulauan Kei yang Bernilai Ekonomis Tinggi
Walikota Terima 7.280 Vaksin Sinovac
Kunjungi Desa Wangel dan Durjela, Gubernur dan Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Disambut Warga