Masyarakat Adat Passo Gelar Aksi Tolak Eksekusi Gereja Menara Iman
Aksi ini didukung oleh anak-anak negeri Hatukau Batu Merah dan masyarakat adat Passo yang tegas menentang upaya eksekusi yang dianggap melanggar hak mereka. Dalam unjuk rasa tersebut, masyarakat adat menegaskan bahwa Gereja Menara Iman bukan milik GPM, melainkan milik masyarakat adat Negeri Passo yang sudah berdiri sejak tahun 1885 dan diresmikan pada masa pemerintahan Belanda pada tahun 1904. Warga memperingatkan bahwa jika eksekusi tetap dilanjutkan, warga adat Negeri Passo tidak akan segan-segan untuk mengambil kembali seluruh aset GPM yang ada di atas tanah adat mereka.
"Sebagai anak-anak adat, kami dengan tegas menolak eksekusi Gereja Tua kami. Gereja ini adalah hasil jerih payah leluhur kami," ujar salah satu perwakilan masyarakat adat dalam pernyataan sikap mereka. Dalam aksi ini, mereka juga mengecam keras tindakan Sinode GPM yang dianggap pertama kalinya dalam sejarah gereja di Maluku melakukan eksekusi terhadap rumah ibadah.
Selain itu, masyarakat adat menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan intimidasi apapun terhadap penggunaan Gereja Tua sebagai tempat ibadah. Masyarakat juga menyampaikan, apabila eksekusi tetap dilakukan, mereka akan mengambil kembali aset-aset yang dimiliki GPM di atas tanah adat mereka. Pernyataan sikap tersebut ditandatangani oleh perwakilan Soa Koli, Soa Moni, dan Soa Rinsama dari Negeri Passo, serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat adat Hatukau Batu Merah.
Mereka juga mengutip firman Tuhan, yang menyamakan pembangunan Gereja Tua Negeri Passo dengan pembangunan Bait Suci oleh Raja Salomo, serta mengangkat Raja Rudolf Wellem Simauw sebagai tokoh yang membangun gereja tersebut. Aksi ini menegaskan komitmen masyarakat adat untuk mempertahankan hak mereka atas tanah dan gereja yang menjadi simbol sejarah dan identitas mereka. Mereka berharap melalui dialog yang lebih intens antara masyarakat adat dan pihak Sinode GPM, penyelesaian damai dapat tercapai untuk menghindari ketegangan lebih lanjut.
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
4 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
4 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
4 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
Anjuran Direktur Jenderal Perhubungan Laut 7 Kapal Perintis Tidak Beroperasi
Pansus Ranperda Ketenagakerjaan Kota Ambon Gelar Uji Publik
Enam Belas KK Dari Dua Desa Di Tanimbar Terima Bansos Kodim 1507/Saumlaki.
Wartawan, OKP dan Ormas di BurseL Buka Puasa Bersama Kapolres