Pengamat Sosial AHS Ajak Masyarakat Jaga Persatuan, Tagop dan La Hamidi Diharapkan Bersama Bangun Bursel
BURSEL, AmbonToday. Com – Pengamat sosial asal Buru Selatan, Abdul Hamid Souwakil, S. P., M.
H (AHS), mengajak masyarakat Kabupaten Buru Selatan, Maluku, untuk menjaga persatuan dan tidak terjebak dalam polemik yang berpotensi mempertentangkan mantan Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulisa (TS) dengan Bupati Buru Selatan saat ini, La Hamidi (LHM).
Abdul Hamid, yang merupakan putra Buru Selatan, mantan kandidat calon kepala daerah Buru Selatan, sekaligus mantan aktivis mahasiswa, menilai dinamika yang berkembang di ruang publik dalam beberapa hari terakhir perlu disikapi secara bijaksana.
Perbincangan tersebut mencuat setelah Tagop menghirup udara bebas. Situasi ini dinilainya sebagai bagian dari dinamika sosial dan bentuk perhatian masyarakat terhadap perkembangan daerah.
Namun, ia menyayangkan apabila perbincangan tersebut bergeser menjadi narasi yang seolah-olah memperhadapkan kedua tokoh tersebut.
Kecenderungan itu, menurutnya, terlihat dari sejumlah unggahan di media sosial yang menyandingkan foto Tagop dan Lahamidi, seakan-akan keduanya sedang berada dalam posisi berseberangan.
“Sebagai masyarakat, kita tentu boleh menyampaikan pendapat dan mengekspresikan kepedulian terhadap daerah. Namun, jangan sampai perbedaan pandangan justru berkembang menjadi narasi yang mengadu domba antara Bapak Tagop dan Bapak Lahamidi,” ujar Abdul Hamid.
Ia menilai, polemik yang berkembang saat ini lebih banyak dipengaruhi tafsir dan spekulasi para pendukung masing-masing tokoh. Sementara itu, sejauh yang diketahuinya, kedua tokoh tersebut belum menyampaikan pernyataan mengenai bagaimana mereka memandang masa depan Buru Selatan setelah Tagop menghirup udara bebas.
“Jangan sampai kita membangun persepsi seolah-olah kedua tokoh ini sedang berhadapan, padahal belum ada pernyataan dari mereka yang menunjukkan hal tersebut. Karena itu, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar,” katanya.
Sebagai putra daerah yang pernah berkecimpung dalam aktivitas kemahasiswaan dan pernah menjadi kandidat calon kepala daerah Buru Selatan, Abdul Hamid berpandangan bahwa kepentingan masyarakat dan masa depan daerah harus menjadi prioritas utama dalam setiap dinamika sosial maupun politik.
Menurutnya, momentum ini seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan serta membuka ruang bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa setiap pemimpin memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itu, masyarakat diharapkan mampu mengambil pelajaran dan nilai positif dari setiap kepemimpinan tanpa harus memperuncing perbedaan atau membangun persaingan yang tidak produktif.
“Tugas kita bukan memperuncing perbedaan, melainkan melihat hal-hal positif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kepentingan Buru Selatan harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun pendukung masing-masing tokoh,” tegasnya.
Lebih lanjut, Abdul Hamid berharap Tagop dan Lahamidi dapat menjaga komunikasi yang baik serta menjadi teladan dalam membangun persatuan di tengah masyarakat Buru Selatan.
Ia berpandangan, pengalaman dan kontribusi berbagai pihak dapat menjadi modal bersama untuk mendorong kemajuan daerah, sepanjang diarahkan pada kepentingan masyarakat.
“Kita berharap Bapak Tagop dan Bapak Lahamidi senantiasa menjaga komunikasi yang baik dan bersama-sama mendorong kemajuan daerah. Masyarakat juga perlu memberikan ruang bagi terciptanya suasana yang sejuk, bukan memperbesar polemik yang belum tentu mencerminkan sikap kedua tokoh tersebut,” ungkapnya.
Abdul Hamid menambahkan, kemajuan Buru Selatan tidak semestinya diukur dari seberapa ramai dukungan terhadap seseorang di media sosial, tetapi dari kemampuan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan bekerja demi kepentingan daerah.
“Pada akhirnya, masa depan Buru Selatan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita kedepankan persatuan, menjaga suasana tetap kondusif, dan mendukung setiap upaya yang benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,
” tutup Abdul Hamid.
[ Nar’Mar ]
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Sengketa Lahan Fuwaen, BehukuโHukunala Nyatakan Siap Jalani Sumpah Adat
1 day ago
Keluarga BehukuโHukunala Siap Jalani Sumpah Adat, Persilakan Pihak Nurlatu Tempuh Penyelesaian Adat
2 days ago
Panitia Masjid Al-Mujahidin Elfule Gelar Malam Palsiri dan Kenaikan Tiang Kabah
3 days ago
Kemarau Panjang Warga Kesulitan Air Bersih, Kapolres Bursel Salurkan Bantuan
3 days agoRekomendasi Untuk Anda
Pencopotan Tiga Kadus, Kuasa Hukum Aprino Solissa Ajukan Banding Ke Bupati BurseL
Menuju Usia ke-25 Tahun, Telkomsel Donasikan 100.000 APD dan Bansos
26 Tahun Perkuat Ekosistem Digital Bangsa, Telkomsel Luncurkan Layanan 5G Pertama di Indonesia
PT Jasa Raharja Cabang Maluku dan Kapolda Gelar Pengecekan Kesiapan Pos PAM Nataru
H-2 Jelang Idul Adha, Pemkot Ambon Serahkan Puluhan Hewan Qurban