Pertalite Milik Penjual Eceran atau seluruh Rakyat Tanimbar
Saumlaki, ambontoday. com - Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disupsi seperti Pertalite yang dijual belikan di SPBU kini semakin menguntungkan penjual di SPBU dan penjual enceran, dan sangat merugikan masyarakat secara.
Subsidi BBM seperti Pertalite yang dikeluarkan oleh pihak Pertamina cabang Saumlaki ke dua SPBU di Tanimbar perhari 40 ton per SPBU, tidak mencukupi kebutuhan, ini suatu fenomena menarik yang menjadi bahan temuan oleh pihak Pertamina dan Dinas PerindagNakers Kepulauan Tanimbar.
Namun kenyataannya, pihak Pertamina melalui petugas yang ditempatkan di SPBU juga merasa biasa saja ataukah sudah di atur oleh pemilik SPBU dan atau ada persekongkolan antara pegawai SPBU dan pihak pegawai Pertamina.
Begitu juga pihak Dinas PerindagNakers Kepulauan Tanimbar dinilai diam dengan hal ini, besar dugaan, apakah ada setoran juga ke PerindagNakers, sehingga tidak ada inspeksi atau observasi ke SPBU, atau kah melakukan panggilan kepada pihak Pertamina dan pemilik SPBU untuk melakukan kroscek sekalian peneguran.
“Kita lihat, ada mobil yang masuk isi keluar curah, isi lagi, begitu juga motor dengan ukuran tangki yang besar, dimana memuat 20 liter bahkan lebih, mengisi tiga sampai empat kali, sudah berapa jatah pemilik subsidi yang hilang,” ujar Etus masyarakat yang merasa jatah subsidinya dicuri kepada ambontoday. com Senin, (2/11/2026) di seputaran SPBU Sifnana.
Dikatakan juga, dugaan besar, dari pengisian tangki motor besar jika diisi 20 liter maka ada bonus 10 ribu ke pegawai SPBU yang melayani, maka para pengecer ini bisa dilayani ulang ulang, hal ini biasanya pegawai Pertamina yang ditugaskan di SPBU melarai tidak dibiarkan seperti itu.
“Jika dibiarkan seperti itu, pasti ada jatah preman kan, kasihan rakyat lain, kok jam 15.00 Wit hingga 15.45 Wit pertalite habis, apakah 40 ton tidak cukup layani masyarakat Saumlaki, oleh satu SPBU,” tanyanya.
Selanjutnya, jika dugaan diatas benar, maka besar dugaan ini ada instruksi khusus sehingga praktek busuk ini dapat berjalan lancar hingga saat ini, jika ada ketegasan dari pemilik SPBU dan pihak Pertamina serta Dinas PerindagNakers maka seluruh masyarakat Tanimbar khusus di Saumlaki dapat menikmati hak subsidinya dengan baik.
“Saya harap Dinas PerindagNakers, Pertamina dan pemilik SPBU jangan tidur atau sudah masuk angin, ingat karna masyarakat lalu adanya subsidi BBM sehingga harus tepat sasaran, ingat pertalite itu punya rakyat bukan milik para pengecer,” tegasnya. (AT/BT)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Rekomendasi Untuk Anda
Desa Arui Das Siap Wakili Kepulauan Tanimbar Pada Ajang Lomba Desa Tingkat Promal
Ratissa Sebut Bupati Petrus Gagal Paham Terjemahkan Regulasi Soal BUMD
Pertumbuhan Ekonomi NRI Semester II Acuan Semester Awal Sebagai Strategi Pemerintah
Obeth Nego Kalah Lagi. Evans Alfons Ingatkan Warga Jangan Tetipu Kaki Tangan Obeth yang Tagih Biaya Sewa Tanah
Tingkatkan Sinergitas dan Motivasi Kampung KB Kudamati Gelar Lomba Jalan Santai