Siap bertarung, pasangan "JODO" Optimis Menangkan Pilkada MBD
Calon Bupati Jhon N Leunupun kepada wartawan usai melakukan pembuatan SKCK di Mapolres MBD Jumat 28/09/20 mengatakan hingga saat ini masih melakukan persiapan dokumen dan kelengkapan adminstrasi teknis menjelang pendaftaran tanggal 4 september mendatang. Leunupun mengaku sejauh ini tidak ada kendala yang dihadapi dalam proses administrasi. "Mulai dari Awal Proses baik itu pengumpulan KTP sampai dengan hari ini Pembuatan SKCK tidak pernah ada kendala sedikitpun sehingga selaku pasangan JODO kami Optimis Menangkan Pilkada Maluku barat daya 9 Desember mendatang", Kata Leunupun. pasangan βJODOβ menyampaikan terimakasih kepada Pihak KPU dan Bawaslu karena mulai dari awal Proses kedua lembaga tersebut tidak pernah menyulitkan pasangan "JODO" sejak awal proses sampai dengan verifikasi faktual perbaikan beberapa waktu lalu Lolos untuk mengikuti Pendaftaran Sebagai Bakal Calon Bupati dan wakil Bupati Maluku barat daya.
Diakhir komentarnya, pasangan "JODO" mengharapkan dukungan dari masyarakat guna memenangkan pilkada MBD pada desember mendatang ujarnya. (AT/jeger)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Musda X Golkar Ambon, Ridwan Marasambessy dan Bodewin Wattimena Serukan Soliditas Kader
2 weeks ago
Golkar Ambon Buka Pendaftaran Calon Ketua, Seluruh Kader Dipersilahkan Maju
3 weeks ago
PMII Bursel Soroti Dugaan Pelanggaran Lingkungan Proyek RSUD Salim Alkatiri, Pemda Diminta Berani Bertindak
2 months ago
Irjen Kementerian Pertanian Tinjau Progres Program Cetak Sawah di Maluku, Dorong βPercepatan Tanam Musim Kedua Tahun 2026
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Realisasi Program Klassku, Koramil 1507-02/Saumlaki Giat Mengajar Di SMA Kristen Saumlaki
Banyak Temuan, DPRD KKT Tolak LPJ APBD 2020
Diduga Ada Persekongkolan, Kesbangpol Kota Ambon Campuri Internal Partai
Penyusunan RKPD Maluku Tahun 2023, Perangkat Daerah Harus Paham Isu Strategis